Translate

Syarat Tes PCR dan Antigen Dihapus, Reynold: Tidak Bagi Orang yang Miliki Komorbid dan Belum Vaksin

Bagikan Bagikan
Reynold Ubra (Foto: SAPA/Jefri)
SAPA (TIMIKA)- Pemerintah pusat telah menghapus syarat tes PCR dan antigen bagi pelaku perjalanan domestik.
 
Kebijakan tersebut kini sudah diikuti Pemerintah Kabupaten Mimika.
 
Akan tetapi menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra, kebijakan tersebut tidak berlaku bagi orang-orang yang belum divaksin dan memiliki komorbid.
 
"Orang yang miliki komorbid  dan belum vaksin tetap harus mengantongi PCR maupun antigen ketika melakukan perjalanan, sedangkan anak yang belum divaksin tetap menjadi pengawasan orangtua," ungkap Reynold saat ditemui wartawan di Hotel Cartenz, Jalan Budi Utomo, Kamis (10/3/2022).
 
Dia menjelaskan sudah ada surat edaran dari Satgas Covid-19 Pusat dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia terkait hal ini.
 
Tentunya Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 3 Biak mengikuti edaran tersebut, apalagi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan telah menyampaikan  bahwa saat ini sudah beranjak ke kehidupan normal.
 
“Ini adalah berita gembira supaya pemulihan ekonomi kembali berjalan," ungkap Reynold.

Dia menambahkan meskipun pemerintah telah memberikan kelonggaran bagi pelaku perjalanan domestik namun untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah masih perlu beradaptasi.
 
Mengingat belum semua anak usia 6 sampai 11 tahun dan 12 tahun hingga 17 tahun menerima vaksin.
 
"Saya pikir tetap 50  persen jumlah siswa dari kapasitas ruang kelas dengan mematuhi protokol kesehatan. Dalam waktu dekat kami akan kembali duduk bersama dengan pihak sekolah," pungkasnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar