Translate

Buka Musrenbang, Sekda Mimika Pesan Perhatikan RPJMD dan Sinkronkan Prioritas Pembangunan Nasional dengan Provinsi

Bagikan Bagikan
Sekda Mimika, Michael Gomar didampingi Kepala Bappeda Mimika, Yohana Paliling, Sekretaris Bappeda Provinsi Papua, Adolof Kambuaya dan Ketua DPRD Mimika, Anton Bukaleng membuka kegiatan Musrenbang RKPD Kabupaten 2023 yang ditandai dengan pemukulan tifa di salah satu hotel di Timika, Rabu (6/4/2022).
(Foto:SAPA/Jefri)
SAPA (TIMIKA) - Sekda Mimika, Michael Gomar membuka kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mimika Tahun 2023 disalah satu hotel di Timika, Rabu (6/4/2022) 

Dalam sambutannya Sekda berpesan untuk penyusunan RKPD Tahun 2023 yang memuat program dan kegiatan prioritas tahunan Pemerintah Kabupaten Mimika harus tetap memperhatikan dokumen rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPMJD) Kabupaten Mimika Tahun 2020-2024, juga melakukan sinkronisasi terhadap prioritas pembangunan nasional dan Pemerintah Provinsi Papua sebagaimana yang dijabarkan dalam Undang-Undang nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional.

Ia menekankan agar pimpinan OPD fokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM, program pertumbuhan ekonomi pasca pandemi, pengentasan kemiskinan dan peningkatan layanan publik disegala sektor kepada masyarakat.

"Tidak mungkin semua kebutuhan semua usulan program dan kegiatan prioritas dapat diakomodir maka perlu dilakukan sinergitas sehingga program kegiatan yang tidak dapat dibiayai dari APBD Mimika dapat dibiayai oleh APBD Provinsi Papua maupun APBN. Untuk itu pimpinan OPD bersama tim anggaran dan Banggar DPRD Mimika menyusun perencanaan pembangunan berdasarkan kebutuhan bukan keinginan," pesan Sekda.

Dia menyebutkan pimpinan OPD juga harus dapat menerjemahkan pokok pikiran (Pikir) Anggota DPRD Mimika dalam bahasa program dan kegiatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pokir Anggota DPRD Mimika merupakan aspirasi masyarakat yang disampaikan saat reses. Aspirasi tersebut adalah permasalahan yang ada dimasyarakat dan perlu disampaikan kepada pihak eksekutif.

Sehingga pimpinan harus bisa dan mampu membina komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah pusat melalui kementerian teknis masing-masing untuk mengambil peluang anggaran dan program pembangunan ke Kabupaten Mimika. "Karena APBD kita terbatas untuk mempercepat pembangunan terutama infrastruktur yang membutuhkan anggaran yang sangat besar," ujarnya.

Menurut Sekda mengingat RKPD Tahun 2023 merupakan tahun keempat dari RPJMD Kabupaten Mimika maka perlu diperhatikan capaian target kinerja program dan kegiatan, dengan melihat dan mengukur pembangunan yang telah dilaksanakan dan yang masih berjalan perlu dipercepat dan  dipertajam lagi 

Pembangunan yang  dilaksanakan, lanjut Sekda memang belum sepenuhnya memadai dan merata, tapi ke depan masih banyak yang harus diselesaikan dan ini membutuhkan perhatian serta tanggung jawab dari semua pihak.

"Baik dari pemerintah eksekutif, legislatif, aparatur keamanan, organisasi kemasyarakatan, tokoh pemuda, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, lembaga swadaya masyarakat, pihak swasta, perguruan tinggi media massa serta seluruh komponen masyarakat," ujarnya.

Wartawan: Jefri Manehat
Editor: Yosefina 
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar