Translate

Tony Wenas Sebut Freeport Memberi Dampak Pertumbuhan Ekonomi Papua di Masa Covid-19

Bagikan Bagikan
Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia Tony Wenas (Dok:SAPA)

SAPA (TIMIKA) – Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Tony Wenas menyebutkan, di saat ekonomi Indonesia mengalami penurunan yang cukup signifikan karena dampak covid-19, namun Provinsi Papua justru mengalami peningkatan lebih dari 20 persen.

Tony mengaku hasil gemilang tersebut karena adanya PTFI sebagai perusahaan tambang kelas dunia yang ada di Papua.

“Seluruh dunia dalam 2 tahun ini kena covid-19. Tahun lalu (2021) dan di tahun sebelumnya (2020) ekonomi Indonesia terkontraksi (ekonomi) minus. Pertumbuhannya minus. Baru semester kedua tahun lalu (2021) yang kemudian pertumbuhannya positif. Tapi Papua bisa positif lebih dari 20 persen pertumbuhan ekonominya. Bahkan di tahun 2019 semester kedua itu bisa mencapai 29 persen pertumbuhan ekonominya. Itu karena ada tambang kelas dunia ini di Papua,” kata Tony saat memberi kata sambutan pada acara penandatanganan Mou antara PTFI dengan Universitas Cenderawasih, Selasa (5/4/2022) lalu.

Tony menegaskan there is no company that can prevail in a community that fail. Maksudnya, tidak ada satu perusahaan yang bisa berhasil di tengah suatu masyarakat yang gagal.

“Jadi PTFI harus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat,” tegasnya.

Dia pun berhadap agar semua pihak bersama-sama dapat menjaga agar PTFI dapat terus beroperasi sehingga mampu memberikan sumbangsih sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.

“Jadi harapan kami juga agar ekonomi Papua bisa lebih cepat pertumbuhannya, mengalahkan provinsi-provinsi lainnya di Indonesia, dengan kita bersama-sama untuk menjaga agar PT. Freeport Indonesia ini yang 51,2 persen telah dimiliki oleh Indonesia, dan di antaranya adalah 10 persen dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Mimika, agar PTFI ini dapat terus beroperasi dan memberikan sumbangsih sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat Indonesia sesuai dengan konstitusi Indonesia,” ujarnya. (Jimmy)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar