Translate

Banyak Anak di Kampung Amamapare Idap Penyakit Kulit, Kepala Dinkes Mimika: Penyebabnya Konsumsi Air Tidak Bersih

Bagikan Bagikan
Anak-anak di Kampung Amamapare, Distrik Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua bermain bersama.
(Foto: SALAM PAPUA/ACIK)
SALAM PAPUA (TIMIKA) – Banyak anak kecil di Kampung Amamapare,  Distrik Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua mengidap penyakit kulit. 

Sergius, salah seorang warga Amamapare mengatakan hal ini bukan menjadi masalah baru tetapi sudah lama terjadi. 

“Biasanya kulit  anak-anak terkelupas, bersisik dan tubuh mereka jadi kurus. Jadi kami minta pemerintah kabupaten melalui dinas kesehatan untuk bantu mengobati anak-anak kami,” ungkap Sergius saat ditemui Salam Papua di Kampung Amamapare beberapa waktu lalu.

Menangggapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Reynold Ubra menyampaikan penyakit kulit yang diidap anak-anak di Kampung Amamapare disebabkan mereka mengonsumsi air yang tidak bersih.

“Jadi perosalan kesehatan di sana itu disebabkan tidak ada sumber air bersih,” ungkap Reynol saat ditemui Salam Papua di Gedung DPRD Mimika, Selasa (17/5/2022).

Ia mengatakan selain melakukan  pengobatan untuk menyembuhkan, sangat dibutuhkan sumber air bersih agar dapat menekan kasus penyakit kulit penyakit lainnya di kampung tersebut.

Menurutnya untuk pengadaan sumber bersih harus melibatkan banyak pihak selain Pemkab Mimika.

“Kalau kita bilang harus mandi rutin, tapi sumber air bersihnya di sana tidak ada terpaksa masyarakat pakai air yang ada walaupun tidak bersih,” kata Reynold. 

Sementara itu untuk pelayanan kesehatan di Amamapare, menurut Reynold berjalan dengan baik.

Tahun ini Dinkes akan membangun Puskesmas pembantu (Pustu) dan rumah petugas serta menambah tenaga kesehatan di Kampung Amamapare.

“Layanan pengobatan di sana tidak bermasalah. Petugas dari Puskesmas Atuka melakukan pelayanan di Amamapare,” katanya. 

Wartawan: Acik
Editor: Yosefina
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar