Translate

Kasdam XVI Pattimura Meninggal Dunia, Ditemukan Tidak Sadarkan Diri dengan Muntah di Samping Tubuhnya

Bagikan Bagikan

 

Kasdam XVI Pattimura, Brigjen TNI Stepanus Mahury (tengah) saat masih menjabat sebagai Aspotwil  Kaskogabwilhan III mengunjungi Keuskupan Timika dan diterima Administrator Diosesan Keuskupan Timika, Pastor Marthen E Kuayo, Pr.
(Foto: Istimewa)
SALAM PAPUA (TIMIKA) - Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVI Pattimura, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Stepanus Mahury tutup usia kemarin Sabtu 14 Mei 2022.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Salam Papua pagi tadi, kemarin pagi sekitar Pukul 07.30 WIT sampai Pukul 12.00 WIT almarhum masih mengikuti  kegiatan pembersihan Sungai Batu Merah dan Galala, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Kemudian Pukul 13.00 WIT makan siang di kediaman, lalu Pukul 14.00 WIT almarhum masuk kamar untuk beristirahat.

Sekitar Pukul 15.00 WIT pintu kamarnya diketuk ajudannya untuk membangunkannya mengikuti giat ziarah rombongan yang dilaksanakan Pukul 16.00  WIT namun tidak ada respon.

Kemudian Pukul 15.30 ajudan masuk dalam kamar Brigjen TNI Stepanus Mahury untuk membangunkannya, namun ajudan melihat ada muntah di sebelah kiri badan almarhum dan badan almarhum sudah dingin, saat itu juga ajudan langsung membawanya ke rumah sakit.

Mantan Aspotwil Kepala Satuan Komando Gabungan  Wilayah Pertahanan (Kaskogabwilhan) III ini kemudian dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Ambon Pukul 17.47 WIT.

Dalam press release yang diterima Salam Papua, Kepala Penerangan Kodam XVI/Pattimura Kolonel Arh. Adi Prayogo dalam keterangannya menyebutkan meninggalnya orang kedua di Kodam Pattimura itu akibat gagal jantung.

"Kami menyampaikan berita duka. Telah pulang ke rumah Bapa di Surga Brigjen TNI Stepanus Mahury, Kasdam XVI/Pattimura, pada Sabtu pukul 17.47 di Rumah Sakit Siloam Ambon karena sakit," ujarnya.

Kapendam menegaskan bahwa Brigjen Stepanus Mahury merupakan sosok pimpinan yang baik. "Beliau orang baik dan berhak mendapatkan tempat terbaik pula di surga. Percayalah Tuhan Yesus sudah bersama dengannya di sana," ujar Kapendam.

Stef, begitu Kasdam XVI Pattimura disapa, lahir di Piru, Seram Bagian  Barat, Provinsi Maluku.

Dia lahir saat ayahnya Daniel Mahury masih bertugas di Batalyon Infanteri (Yonif) 731/Kabaressi Komando Daerah Militer XV/Pattimura.

Setelah ayahnya meninggal dalam tugas di Piru pada 1972, Stef dan kakak-beradiknya diboyong ibundanya, Maria Pagora Maris ke Ambon. Mereka tinggal di kawasan Tantui, Pandan Kasturi, Kecamatan Sirimau, Ambon.

Mahury merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1988 dan mahir di bidang infanteri.

Pria kelahiran 56 tahun silam ini memiliki istri bernama Sri Diani Krisniawati.

Dari pernikahan dengan Sri Diani, Mahuri dikaruniai dua orang putra dan satu orang putri yakni Rivan Andriawan Mahury, Renita Laira Mahury, Rendy Ardiansyah Mahury.

Stef menamtkan pendidikan di SD Negeri 1 Hative Kecil Tahun 1979, SMP Negeri 1 Ambon Tahun 1982 dan SMA Negeri 3 Ambon Tahun 1985.

Mahury pernah menjabat sebagai Komandan Peleton Yonif 301/PKS, Pasintel Korem 042/Garuda Putih Tagun 1998 sampai 2001, sebagai Kasdim 0421/Lampung Selatan Tahun 2001 sampai 2002.

Kemudian pernah menjabat Dandenintel Kodam III/Siliwangi Tahun 2005 sampai 2007, Dandim 0605/Subang Tahun 2009, sebagai Waasintel Kodam III/Siliwangi Tahun 2010 sampai 2012.

Lalu sebagai Kagabpam Set Kodiklat TNI-AD Tahun 2012 sampai 2015,  Dirutbang Pusintelad Tahun 2015 kemudian sebagai Staf Ahli Pangdam XVII/Cenderawasih Tahun 2015 sampai 2019,  LO Darat Kogabwilhan III Tahun 2019 Inspektur Kogabwilhan III Tahun 2020,  Aspotwil Kaskogabwilhan III Tahun 2021 dan baru dilantik dua bulan lalu menjadi Kasdam XVI Pattimura. 

Wartawan/Editor: Yosefina

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar