Translate

Seorang Suami di Timika Tikam Istri Hingga Tewas Karena Minta Uang

Bagikan Bagikan
Iluatrasi penikaman
 (Foto: Istimewa)
SALAM PAPUA (TIMIKA) – Seorang suami di SP2 Timika, Papua menikam istrinya hingga tewas pada Selasa (10/5/2022) sekira Pukul 17.00 WIT karena tidak bisa membendung emosinya saat istrinya meminta uang dan terus memarahi pelaku.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh pihak Satreskrim Polres Mimika, sebelum hari kejadian korban marah-marah kepada pelaku karena merasa uang yang dikasih pelaku kurang. 

Pelaku berusaha menenangkan korban dan berjanji akan mencari uang tambahan. Namun kemarin saat sama-sama berada dalam kamar korban kembali memarahi pelaku.

Saat itu pelaku emosi lalu memukuli lengan kiri korban. Korban melakukan perlawanan dengan memukuli pelaku sehingga pelaku mengambil pisau yang disimpannya di dalam lemari.

Melihat pelaku mengambil pisau, korban sempat memohon agar pelaku tidak memegang pisau. Pelaku sempat duduk dilantai dan meminta agar istrinya berhenti marah-marah, tetapi korban masih terus marah-marah hingga akhirnya pekau emosi dan menikam perut korban.

Saat itu korban sempat minta ampun, tapi pelaku ulang menikam tepat di bagian ulu hati.

“Saat kami sampai di TKP, sempat mengira bahwa korban sudah meninggal dunia tapi ternyata masih hidup. Kemudian dievakuasi ke RSUD tapi nyawanya tidak tertolong,” ungkap Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar di Timika, Rabu (11/5/2022).

Pihak Satreskrim Polres Mimika telah melakukan olah TKP serta memintai keterangan dari beberapa saksi yang ada di sekitar TKP.

Pelaku yang bekerja sebagai pengemudi alat berat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di Ruang Tahanan Polres Mimika di Jalan Agimuga, Mile 32, Distrik Kuala Kencana.

“Intinya peristiwa ini terjadi karena masalah ekonomi. Memang keributan sudah sering terjadi tapi kali ini pelaku tidak bisa tahan emosi makanya terjadilah penikaman hingga menyebabkan korban tewas,” ujarnya. 

Wartawan: Acik
Editor: Yosefina


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar