![]() |
Situasi pelaksanaan TIFA 2022 yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,M.M (Foto:SAPA/Jefri) |
SAPA (TIMIKA) – Timika Inside Festival of Art (TIFA) Tahun 2022 sebagai bentuk “Harmonisasi Budaya Mimika Untuk Nusantara” yang juga merupakan tema kegiatan ini digelar dengan meriah di Graha Eme Neme Yauware Timika, Papua, dan juga dapat disaksikan melalui channel Youtube Real Play Entertainment, Jumat (6/5/2022).
Kegiatan yang sudah digelar untuk kedua kalinya ini,
diinisiasi dan diselenggarakan oleh Sanggar Seni Amuta Wapuri bersama Noken
Star Papua Indonesia serta didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi
Kreatif RI, Pemkab Mimika, YPMAK, Asosiasi Seniman Tari Indonesia, serta
beberapa instansi dan Asosiasi budaya lainnya.
Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,M.M dalam
sambutannya yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut dengan
pemukulan Tifa, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk mendorong
kreativitas anak-anak muda di Kabupaten Mimika, di Provinsi Papua, dan bahkan
di seluruh Indonesia, demi menampilkan berbagai budaya di bumi Nusantara ada di
Timika, termasuk di dalamnya untuk mempublikasi budaya 2 suku besar di
Kabupaten Mimika yakni Suku Amungme dan Suku Kamoro (yang saat ini disebut
sebagai Suku Mimika Wee).
“Saya harap kegiatan ini dapat melibatkan semua pihak dan
dipublish dengan baik sehingga menarik berbagai kelompok seniman dan
sanggar-sanggar di Indonesia untuk menggelar kreativitasnya di Timika, yang
kemudian akhirnya event ini menjadi event Nasional. Kita akan buat ke depan
kegiatan ini menjadi event Pemkab Mimika,” ujarnya.
Wabup John menambahkan, ketika kegiatan ini menjadi event
Nasional, pastinya akan menarik para visitor, para turis mancanegara dan
investor datang ke Mimika, serta sekaligus akan meningkatkan perekonomian
masyarakat, termasuk UMKM di Kabupaten Mimika.
“Terima kasih banyak buat dukungan dari Kementerian
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI yang telah menetapkan TIFA ini menjadi event
tahunan. Jika TIFA ini digelar selama 3 tahun berturut-turut, maka
event ini akan ditetapkan menjadi event Nasional. Dan ketika kegiatan ini
menjadi event Nasional akan berdampak pada multiplier effect khususnya pada pembangunan
dan peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Mimika,” ungkapnya.
Sementara itu, Manajer TIFA, Alfo Smith mengatakan bahwa untuk
menjadikan TIFA di Timika lebih spektakuler di tahun berikutnya, persiapan
pelaksanaan akan dilakukan lebih matang dari tahun ini.
"Pelaksanaan TIFA yang kedua ini memang kita masih by
self, tapi kita berterimakasih jika Pemerintah Kabupaten Mimika akan membantu
di pelaksanaan event tahun depan. Untuk mempersiapkan event tahun depan, kita
akan lebih siap sehingga pelaksanaan event ini lebih waw (spektakuler, Red)," kata Alfo.
Alfo mengungkapkan, pada event TIFA tahun 2022 di Timika ini
diikuti oleh 500 peserta.
“Dipastikan ketika event ini didukung penuh oleh Pemerintah
Kabupaten Mimika maka ke depan event tersebut akan lebih banyak peserta, yang
tidak hanya dari Papua melainkan juga dari luar Papua,” tuturnya.
Wartawan: Jefri Manehat
Editor: Jimmy R
0 komentar:
Posting Komentar