Translate

WEF 2022, Makanan Khas Papua “Papeda” Jadi Primadona di Swiss

Bagikan Bagikan
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menkominfo Johnny G Plate, Menteri Perindustian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Ketua Umum Kadin Indonesia Arshad Rasyid,  dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Negara Swiss Muliaman Darmansyah Hadad foto bersama dalam pembukaan Indonesia Night World Economic Forum, Davos, Swiss, Selasa (24/5/2022) (Foto:Istimewa)

SALAM PAPUA (TIMIKA) - Makanan khas Papua, Papeda dan Ikan kuah kuning, menjadi primadona dan diminati oleh para tamu pada acara Indonesia Night, Selasa malam (24/5/2022), dalam rangkaian kegiatan World Economic Forum (WEF) 2022 di Davos, Swiss, yang digelar pada tanggal 22-26 Mei 2022.

Hal ini diungkap Anggota Kelompok Ahli Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bidang Kerjasama dunia usaha, Ehud Eduard Kondologit, Kamis (26/5/2022).

“Orang Papua harus bangga karena makanan khasnya yakni Papeda dan Ikan Kuah Kuning ternyata digemari oleh para tamu yang sebagian besar berasal dari warga asing di acara tersebut. Untuk itu kita orang Papua jangan minder, sebab apapun makanan khas atau budaya Papua, jika dikelola dengan baik, pastinya akan diminati oleh masyarakat luar Papua dan bahkan sampai ke dunia Internasional,” ungkap pria asal Sorong-Papua yang akrab disapa Edo Kondologit ini kepada Salam Papua melalui sambungan telepon, Kamis (26/5/2022).

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (kiri), Anggota Kelompok Ahli Menteri Investasi/Kepala BKPM bidang Kerjasama dunia usaha Edo Kodologit, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Negara Swiss Muliaman Darmansyah Hadad foto bersama saat acara Indonesia Night

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia (kiri), Edo Kodologit (tengah) dan Ketua Kadin Papua Ronald Antonio Bonay (Batik biru) saat di acara Indonesia Night

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat bersama CEO Standard Chartered Bill Winters di sela-sela kegiatan WEF 2022 di Davos, Swiss

Edo menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, karena telah merangkai acara tersebut bernuansa khas Papua, yang dihadiri oleh 700 orang 700 tamu dengan mayoritas 95 persen dari warga asing dan juga di dalamnya hadir kurang lebih 150 CEO perusahaan kelas dunia seperti TikTok, VW, dan sebagainya.

Edo pada acara tersebut juga berkesempatan menampilkan suara merdunya bersama Novia Bachmid dan EKI Dance Company yang membawakan lagu-lagu Nusantara seperti Apuse, Sajojo, Yamko Rambe Yamko, Poco-Poco, Sinanggar Tulo, Ampar-Ampar Pisang, dan sebagainya. Di samping itu, ada juga penampilan berupa tari-tarian dan pentas seni lainnya yang mengangkat budaya Nusantara dari Aceh hingga Papua.

“Saya mewakili orang Papua berterima kasih kepada Bapak Menteri Bahlil yang telah mendengungkan budaya Papua, termasuk makanan khas Papua Papeda dan Ikan Kuah Kuning, kepada dunia Internasional dalam kegiatan WEF 2022 ini,” ujar Edo.

Ibu Sri Bahlil menjadi pelayan saat membagikan Papeda kepada tamu acara Indonesia Night

Di sela-sela acara, ada sebuah momentum yang cukup menarik, di mana di salah satu sudut ruangan ada Ibu Sri Bahlil, yang merupakan Istri Menteri Investasi/Kepala BKPM, dengan mengenakan pakaian khas Papua menjadi pelayan yang membagikan Papeda kepada para tamu acara Indonesia Night tersebut.

Seperti diketahui, Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pada Paviliun Indonesia Night di WEF 2022 tersebut mengangkat tema tentang lingkungan dan menampilkan kekhususan budaya Indonesia Timur, seperti Papua, Maluku dan NTT.

“Saya sudah dua kali melakukan Indonesia Night. Tidak berlebihan kalau malam itu berbeda dengan Indonesia Night sebelumnya. Makanannya pun berbeda, ada Papeda,” ujar Menteri yang dibesarkan di Papua ini.

Hadir dalam acara tersebut, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menkominfo Johnny G Plate, Menteri Perindustian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Ketua Umum Kadin Indonesia Arshad Rasyid,  dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Negara Swiss Muliaman Darmansyah Hadad.

Wartawan/Editor: Jimmy R

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar