Translate

Sempat Kritis Tukang Ojek yang Dianiaya di Ilaga Meninggal, Jenazahnya Dimakamkan di Timika Setelah Salat Jumat

Bagikan Bagikan
Mobil jenazah yang membawa 
Jenazah Adil saat tiba di rumah duka di 
Perumahan BTN Kamoro, Timika.
(Foto: Istimewa)
SALAM PAPUA (TIMIKA) -Seorang tukang ojek bernama Adil yang dianiaya orang tidak dikenal di Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua pada Kamis (9/6/2022)  meninggal dunia, setelah sebelumnya sempat kritis dan dirawat di Puskesmas setempat karena luka bacokan hampir diseluruh tubuhnya dan kedua tangannya hancur. 

Jenazah tukang ojek asal Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan ini sudah tiba di Timika tadi pagi, Jumat (10/6/2022) sekira Pukul 08.20 WIT menggunkan pesawat Smart Air PK-SNH dan saat ini disemayamkan rumah duka  di Perumahan BTN Kamoro, Kelurahan Wonosari Jaya.

Rencananya jenazah akan dimakamkan di TPU Islam di samping Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Yohanis Kapiyau Timika setelah Salat Jumat.

Seperti diberitakan sebelumnya Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangan tertulis yang diterima Salam  Papua kemarin sore menjelaskan, tukang ojek tersebut dianiaya di tanjakan Lapar, Kampung Kibogolome, Distrik Ilaga. 

Akibatnya, korban harus dilarikan ke Puskesmas Ilaga guna pertolongan medis karena mengalami luka bacok hampir di seluruh tubuhnya. 

Kejadian tersebut diketahui Aparat Gabungan Polres Puncak setelah mendapat laporan  telah terjadi penganiayaan di tanjakan Lapar Kampung Kibogolome.

Setelah mendapat laporan aparat gabungan langsung menuju ke TKP guna mengevakuasi korban ke Puskesmas.

Hingga saat ini, Polres Puncak masih melakukan penyelidikan terkait pelaku yang melakukan penganiayaan.

“Pelakunya masih didalami dan perlu dikumpulkan keterangan untuk mengetahui dari kelompok mana yang melakukan penganiayaan,” kata Ahmad.

Wartawan/Editor: Yosefina

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar