Translate

Pendaftaran Siswa Baru di Timika, Orang Tua Rela Menunggu di Sekolah Sampai Pagi

Bagikan Bagikan
SMPN 2 Timika (Foto:salampapua.com/Acik)

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Lantaran hendak mendaftarkan anaknya ke SMP Negeri 2 Timika, banyak orang tua yang rela mengantri, bahkan menunggu sampai pagi hari di halaman sekolah yang terletak di Jalan Budi Utomo Timika tersebut.

“Bukan hanya sampai tengah malam, bahkan saya sampai tidak pulang ke rumah karena sesuai jadwal kita terima mulai tanggal 6 Juli, tapi sejak tanggal 5 Juli mereka sudah banyak yang datang  jam sebelas malam. Banyak yang sampai tidur di pinggir toko-toko. Jadi dari jam sebelas sampai subuh itu sudah ribut sekali di halaman sekolah ini,” ungkap Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Siswa Baru di SMPN2, Rini Marianne Ulim, Jumat (8/7/2022).

Rini mengatakan, penerimaan siswa baru SMPN 2 mulai tanggal 6 hingga tanggal 8 Juli, tanpa dipungut biaya dan tetap mengikuti aturan yang ditentukan oleh Kementerian.

“Kami setiap hari buka jam 8, tapi mereka sudah menunggu sejak tengah malam sampai subuh. Tapi semuanya aman dan kami tetap sesuai arahan dinas dan Kementerian,” katanya.

Penerimaan siswa baru ini berdasarkan Zonasi, Afirmasi, Perpindahan dan jalur Prestasi. Di mana untuk jalur zonasi yaitu terkait jangkauan tempat tinggal dengan sekolah, jalur Afirmasi mencakup anak-anak yang kurang mampu yang dilengkapi dengan surat keterangan dari Kelurahan, Afirmasi juga mencakup anak-anak dengan kebutuhan khusus atau keterbatasan fisik. Jalur pindahan adalah anak-anak yang mengikuti orang tuanya yang baru masuk ke Timika. Jalur ini pun harus dilengkapi dengan surat keterangan pindah dari sekolah asalnya. Sedangkan untuk jalur prestasi tidak hanya bagi anak yang prestasi di bidang akademik, tapi mencakup prestasi di bidang lain seperti olahraga, seni dan yang lainnya.

“Hari ini yang terakhir. Saya belum pastikan betapa banyak yang sudah lolos berkas, tapi kemungkinan sudah capai 300 lebih yang mendaftar. Untuk kuota kita sesuaikan dengan kuota sepuluh kelas yang sudah tamat. Intinya kita tetap pada patokan aturan dari Kementerian. Spanduk dari kementerian ada ditempelkan depan sekolah,” katanya.

Wartawan: Acik

Editor: Jimmy R

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar