Translate

Seorang Korban Penembakan di Nduga Asal Sulsel Terima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan

Bagikan Bagikan
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mimika,
Verry K. Boekan menyerahkan bingkisan
kepada korban melalui keluarganya.
(Foto: Istimewa)
SALAM PAPUA (TIMIKA) – Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mimika, Verry K. Boekan, melakukan kunjungan kepada seorang Peserta BPJS Ketenagakerjaan korban kekejaman kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang terjadi pada tanggal 16 Juli 2022 sekitar Pukul  09.40 WIT di Kampung Nogolait, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga. 

Pasien bernama Hasdin yang merupakan buruh kapal itu saat ini sedang dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika. 

Kunjungan itu untuk memastikan layanan perawatan dan pengobatan yang diterima peserta sesuai dengan ketentuan yang ada.

Korban mengalami luka tembak di bagian kaki dan lengan, sehingga dirinya harus mendapat perawatan intensif di RSUD Mimika. 

Hasdin sendiri merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan yang didaftarkan melalui Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mimika, Verry K. Boekan menjelaskan RSUD Mimika merupakan salah satu rumah sakit yang bekerja sama  dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai pusat layanan kecelakaan kerja (PLKK) 

"Layanan yang berkualitas tentunya berpengaruh kepada tingkat kepercayaan publik kepada BPJS Ketenagakerjaan dan sebagai penyelenggara jaminan sosial di bidang ketenagakerjaan, dimana kami memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja di Indonesia. Kepercayaan publik sangatlah penting," tutur Verry.

Ia mengucapkan terimakasih kepada pihak RSUD Mimika yang sudah memberikan pelayanan dengan cepat dan sangat baik kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam kunjungan tersebut Verry juga memberikan bingkisan kepada korban sebagai bentuk rasa empati. Ia juga memastikan seluruh biaya pengobatan dan perawatan akan di tanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan sampai sembuh. “Kami berharap semoga bapak cepat sembuh dan bisa beraktifitas kembali," pungkasnya.

Sementara itu Ketua KKSS Mapuru Jaya, Abdul Samad mengaku bersyukur karena salah satu korban yang selamat dari penyerangan KKB di Nduga bisa dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Pekerja tersebut terdaftar sebagai peserta bukan penerima upah sejak bulan Maret 2022. "Saya akan dorong seluruh warga KKSS di Mapuru Jaya untuk mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan," ucapnya. 

Wartawan/Editor: Yosefina

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar