Translate

Dilantik jadi Ketua PMI Mimika, Johannes Rettob Komitmen Buat Bank Darah di Setiap Rumah Sakit

Bagikan Bagikan

 

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob (kiri)
dan 
Ketua PMI Papua, Zakius Degei.
(Foto: Salam Papua/Yosefina)
SALAM PAPUA (TIMIKA) - Wakil  Bupati Mimika, Johannes Rettob dilantik menjadi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI)  Kabupaten Mimika Periode 2019-2024 menggantikan Jonas Lewarisa oleh Ketua PMI Papua, Zakius Degei.

Kegiatan pelantikan yang digelar di salah satu hotel di Jalan Hasanuddin Timika ini diikuti seluruh pengurus PMI Mimika.

Johannes Rettob dalam sambutannya berkomitmen menjunjung tinggi profesionalitas dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Salah satu hal yang menjadi komitmennya yakni membuat bank darah disetiap rumah sakit. Hal ini, menutur Johannes penting karena saat ini banyak pasien yang kesulitan mendapatkan darah pada saat membutuhkan.

Ia mengaku menerima mandat sebagai ketua karena tujuh prinsip kemanusiaan yang ada di PMI sesuai dengan prinsipnya.

Untuk itu pihaknya juga akan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait, bahu membahu untuk melaksanakan kegiatan palang merah di Kabupaten Mimika dan juga bekerja dengan seluruh rumah sakit di Mimika, berusaha membentuk relawan berbasis masyarakat serta sekolah-sekolah dalam kesiapsiagaan tugas-tugas kemanusiaan.

Sementara itu Ketua PMI Provinsi Papua, Zakeus Degei menjelaskan, pelantikan ini berdasarkan konsolidasi PMI Provinsi di seluruh Papua dalam rangka mendukung kerja-kerja kemanusiaan di Provinsi Papua.

Dijelaskan, selama ini yang masyarakat tahu PMI tugasnya hanya mengurusi darah, namun sesungguhnya tugas PMI tidak hanya itu. PMI melaksanakan tugas kemanusian bagi masyarakat yang jadi korban konflik senjata.

PMI juga berperan aktif menyiapkan darah, mencari darah dan diserahkan ke rumah sakit melalui bank darah.

“PMI tidak berhubungan langsung dengan pasien, namun dengan Unit Transfusi Darah dan UGD di rumah sakit,” kata Zakeus.

Dia mengatakan pengurus PMI Mimika bisa menyiapkan relawan handal, berkembang dan menjadi  besar.

Menurutnya PMI di luar Papua menjadi sangat berkembang dan besar karena didukung oleh pihak swasta, sehingga ia juga berharap pihak swaswa di Mimika juga bisa memberi dukungan. Ia juga berharap pmerintah membuka ruang untuk dukung PMI. 

Kemudian Staf Ahli Bupati Mimika, Septinus Timang dalam sambutannyamewakili Bupati Mimika berharap pelantikan yang dilaksanakan sebagai tanda PMI Mimika yang tiga tahun tidak berjalan ini telah memiliki kepengurusan yang sah. Sehingga diharapkan dapat melaksanakan program-program kerja sesuai visi dan misi untuk mencapai tujuan.

“Semoga saudara-saudara pengurus dapat lebih partisipasi dalam membangun untuk mewujudkan Mimika yang aman, damai dan sejahtera, serta dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam rangka mensukseskan berbagai program strategis PMI di Kabupaten Mimika,” kata Septinus.

Wartawan/Editor: Yosefina

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar