Translate

Koopsud III Gelar Latihan Operasi Udara Penanganan Bencana Alam di Lanud Timika

Bagikan Bagikan

 

Simulasi upaya penyelamatan korban berat saat bencana alam (Foto:salampapua.com/Acik)

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Koopsud III Beserta Satuan Jajarannya menggelar Operasi Udara di Wilayah Koopsud III, Sabtu (27/8/2022), Dalam Rangka Mendukung Tugas Koopsudnas.

Latihan operasi militer selain perang ini dinamakan Latihan Kasuari Perkasa Tahun Anggaran 2022 yang dihadiri oleh Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsud) III Marsekal Muda (Marsada) TNI Dr.T.B.H Age Wiraksono, didampingi Danlanud Yohanes Kapiyau Timika Letkol Pnb Slamet Suhartono, Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob,S.Sos,M.M, Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, UPBU Bandara Mozes Kilangin, serta dari pihak PT Freeport Indonesia (PTFI) Bidang kebandaraan.

Bertempat di Lanud Yohanes Kapiyau Timika, latihan ini melibatkan sebanyak 180 personel utusan dari unsur kekuatan TNI yaitu TNI AU, TNI AD dan TNI AL, Polres Mimika, Basarnas, PMI, organisasi masyarakat (Ormas), serta organisasi siswa yaitu anggota Pramuka Saka Dirgantara.

Asisten Operasi (Asosps) Kaskoopsud III, Kolonel Pnb Jonson H. Simatupang menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan operasi militer selain perang. Dimana dalam tugasnya ada dua operasi militer yang dikendalikan TNI AU yaitu operasi militer untuk perang dan operasi militer selain perang.

“Salah satu kegiatan operasi militer selain perang adalah membantu korban bencana alam. Nah itulah yang kita lihat pada hari ini. Kita laksanakan operasi militer selain perang yaitu penanggulangan bencana alam dengan melibatkan seluruh unsur-unsur kekuatan TNI, Pemerintah, Polri, Ormas serta organisasi siswa,” jelasnya saat di lokasi kegiatan, Sabtu (27/8/2022).

Disampaikan, latihan ini digelar satu hari dan tergolong bentuk latihan kecil. Sebab, kalau latihan besar akan melibatkan Basarnas pusat, sehingga eventnya berskala nasional.

“Latihan ini bersekala event sektor untuk wilayah Indonesia Timur. Tapi persiapan untuk latihan ini sudah bagus,” katanya.

Ada dua jenis pesawat yang dilibatkan dalam latihan ini yaitu sebanyak 4 pesawat CN235 berkemampuan Cargo dan berkemampuan patroli. Pesawat patroli udara itu mempunyai kapasitas dalam hal memantau setiap kejadian atau kegiatan yang ada di daratan dan perairan. Selain 4 pesawat tersebut, juga ada heli EC725 Caracal.

“Heli EC725 Caracal itu sudah cukup lama dipergunakan di Lanud Timika, baik membantu pemerintah maupun membantu bencana,” ungkapnya.

Ada 10 personel dari Batalyon 468 Biak yang diterjunkan sebagai regu penyelamat. Ada lima personel sebagai tim yang memantau dan menilai setiap kejadian ataupun kerusakan yang ada di lokasi kejadian, dan lima personel lainnya sebagai tim pendukung.

Kolonel Pnb Jonson mengatakan bahwa memang markasnya ada di Biak, namun kendali kerja Koopsud III yaitu seluruh wilayah di Maluku, Maluku Utara, Maluku Besar, Papua, dan Papua Barat. Yang menjadi kendali Koopsud III ada 8 Lanud, mulai dari Morotai, Ambon, Tual, Soumlaki, Jayapura, Biak, Merauke dan Timika. Adapun daerah tambahan lainnya yaitu Sorong, Manokwari, Wamena serta seluruh daerah kecil yang masuk dalam kendali Koopsud III.

Kegiatan operasi militer selain perang dalam penanggulangan bencana adalah perbantuan militer dalam hal meminimalisir korban-korban akibat dari bencana alam. Hal ini tentunya sebagai janji sosial dalam kesatuan TNI-Polri termasuk pemerintah daerah guna membantu masyarakat yang tertimpa bencana alam.

“Seperti yang kita ketahui bahwa tidak ada yang tahu kapan bencana alam itu terjadi, tapi kita harus sudah siap. Jika hal itu terjadi, maka kita sudah siap untuk digerakkan membantu masyarakat. Latihan ini merupakan kegiatan rutin yang sudah dijadwalkan setiap tahun, tapi untuk tempat pelatihan kita gilir dari beberapa lokasi yang menjadi daerah bawah kendali Koopsud III,” tuturnya.

Pantauan salampapua.com, latihan ini meliputi penyelamatan korban bencana kategori berat, diangkut langsung menggunakan pesawat, dan dievakuasi ke fasilitas kesehatan. Dropping personel dan bahan makanan, serta obat-obatan ke lokasi kejadian. Kemudian dilanjutkan dengan penanganan pengamanan masyarakat yang melakukan aksi protes atas pembagian bantuan.

Wartawan: Acik

Editor: Jimmy

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar