Translate

Orang Amungme dan Kamoro Jangan Jual Tanah, Lebih Baik Disewakan

Bagikan Bagikan
Anggota Komisi IV DPR Provinsi Papua Mathea Mamoyao (Foto:salampapua.com/Acik)

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Tokoh perempuan suku Kamoro yang saat ini menjabat sebagai anggota Komisi IV DPR Provinsi Papua, Mathea Mamoyao mengingatkan agar orang Amungme dan Kamoro tidak menjual tanahnya.

Menurut Mathea, tanah warisan leluhur jauh lebih bermanfaat disewakan atau dikontrakan dengan  kesepakan tertulis di depan Notaris.

“Kalau menurut saya, orang yang jual tanah itu merupakan orang yang ‘Dibodohi’. Kebanyakan selama ini hanya karena diiming-imingi pemberian sembako, masyarakat rela tandatangan kesepakatan jual tanah. Padahal orang tua dulu tidak menilai tanah dengan uang. Namun, setelah adanya migran, masyarakat saya jual tanahnya hanya dengan diiming-imingi sesuatu,” tutur politisi Partai PDIP ini, Jumat (12/8/2022).

Sebagai anak asli Kamoro, ia berharap warga dua suku di Timika untuk mempertahankan tanahnya, karena di atas tanah ini bisa hidup sampai akhirnya Tuhan panggil.

Ia juga berharap agar setiap orang yang datang ke Timika dapat menghargai pemilik tanahnya.

Ia pun mengapresiasi Kejaksaan Negeri (Kejari) yang sedang berupaya membongkar mafia tanah di Timika. Sebab, yang selama ini kerap menjual tanah bukan merupakan perwakilan masyarakat adat, tapi hanya oknum yang dilandasi kepentingan diri sendiri.

“Karena sering ada oknum yang hanya meminta pelepasan dari kepala suku, lalu anggap itu sudah sah, sehingga tanah itupun dijual kembali. Makanya saya harapkan agar Kejari Timika harus lihat hal itu,” harapnya.

Wartawan: Acik

Editor: Jimmy R

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar