Translate

Kepala Suku Nduga Tegaskan Tidak Benar Isu “Mobil Kaca Gelap” Niat Warganya Balas Dendam dan Mencari Pelaku Mutilasi

Bagikan Bagikan
Kepala Suku Nduga Elipanus Wesareak (Foto:salampapua.com/Acik)

SALAM PAPUA (TIMIKA) - Kepala Suku Nduga, Elipanus Wesareak dengan tegas membantah isu terkait adanya rencana warga Nduga yang hendak membalas dendam dan mencari para pelaku mutilasi empat warga Nduga di Timika.

“Saya mau klarifikasi terkait informasi yang beredar di tengah masyarakat melalui media sosial dan yang lainnya. Ada yang mengatakan bahwa warga suku saya punya rencana mencari pelaku-pelaku mutilasi menggunakan mobil kaca gelap dan yang lainnya. Itu semua tidak benar,” ungkap Elipanus, Selasa (13/9/2022).

Elipanus mengatakan, dari sekian banyak pelaku, ada salah satunya yang merupakan orang Papua yaitu warga Sorong atas nama Roy Marten Howay alias Roy. Roy telah kabur dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Mimika. Dengan demikian informasi di tengah masyarakat pun marak menyebutkan bahwa orang Nduga mencari orang Sorong untuk membalas dendam. Itu semua tidak benar. Sebab, dalam suku Nduga tidak sembarang melakukan aksi, karena semua ada aturan yang juga ditaati semua warga. Pada prinsipnya, semua warga Nduga, khususnya keluarga empat korban mutilasi tetap sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.

“Itu semua tidak benar. Kami orang Nduga tidak sembarang, karena semua ada aturannya. Apalagi bicara soal pembunuhan. Jadi informasi yang berkembang itu semuanya tidak benar,” tegasnya.

Memang keluarga tahu, kasus ini bukanlah pembunuhan yang biasa-biasa saja. Namun, sangat luar biasa, karena tidak pernah terjadi sebelumnya di tanah Papua.

“Kasus ini sangat luar biasa. Makanya kita tidak bisa sembarang bertindak, karena semua ada prosedurnya,” ujarnya.

Wartawan: Acik

Editor: Jimmy

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar