SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pertamina Patra Niaga melakukan ekstra dropping atau penambahan pasokan minyak tanah sebanyak 1,3 juta liter di wilayah Papua–Maluku menjelang Idulfitri 2026.

Dari jumlah tersebut, sekitar 64 ribu liter dialokasikan untuk wilayah Papua Tengah, yakni Kabupaten Mimika, Nabire, dan Dogiyai guna menjaga ketersediaan energi rumah tangga selama Ramadan hingga Lebaran.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, mengatakan tambahan pasokan ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah daerah agar penyalurannya tepat sasaran.

“Tambahan penyaluran atau ekstra dropping ini sudah kami koordinasikan bersama pemerintah daerah setempat, sehingga minyak tanah subsidi ini dapat disalurkan secara tepat dan bermanfaat bagi masyarakat. Ini merupakan komitmen kami untuk memberikan layanan sepenuh hati pada bulan suci Ramadan dan menjelang Idulfitri,” ujar Awan.

Ia menjelaskan, di Provinsi Papua terdapat tambahan pasokan sekitar 130 ribu liter yang didistribusikan ke Kota Jayapura, Kabupaten Sarmi, Keerom, Kepulauan Yapen, Waropen, dan Biak Numfor.

Sementara di Provinsi Papua Barat Daya, tambahan pasokan mencapai 125 ribu liter yang disalurkan ke Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, dan Raja Ampat.

Untuk Provinsi Papua Barat, tambahan sebanyak 50 ribu liter difokuskan di Kabupaten Kaimana dan Fakfak. Sedangkan Provinsi Papua Tengah mendapat tambahan 64 ribu liter yang disalurkan ke Kabupaten Mimika, Nabire, dan Dogiyai.

Selain itu, Provinsi Maluku Utara menerima tambahan pasokan sebesar 376 ribu liter yang didistribusikan ke seluruh kota dan kabupaten di wilayah tersebut. Adapun Provinsi Maluku mendapatkan tambahan sekitar 580 ribu liter yang juga disalurkan ke seluruh daerah.

Awan menambahkan, penyaluran minyak tanah tambahan ini dilakukan secara bertahap mulai 12 Maret hingga mendekati Idulfitri, sekitar H-3 atau H-2, menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Seluruh penjualan minyak tanah tambahan ini akan dilakukan langsung di pangkalan minyak tanah dan kami pastikan dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah daerah,” jelasnya.

Ia memastikan stok minyak tanah tetap terjaga selama Ramadan hingga Idulfitri, mulai dari terminal BBM hingga agen dan pangkalan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir dan membeli minyak tanah sesuai kebutuhan. Kami akan terus menjaga ketersediaan minyak tanah serta melakukan pengecekan berkala bersama instansi terkait dan pemerintah daerah untuk memastikan kondisi di lapangan,” tutupnya.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait produk dan layanan Pertamina Patra Niaga dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi