SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat dengan membawa mitra binaan unggulannya, Kelompok Tenun Ikat Mawar, ke ajang Semarak Layanan Artha dan UMKM Maluku (SALAM) FEST 2026 di Kota Ambon.

SALAM FEST menjadi wadah promosi dan pengembangan UMKM serta ekonomi kreatif daerah. Kegiatan ini menghadirkan puluhan pelaku usaha lokal dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya. Ajang tersebut juga menjadi sarana strategis bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produknya secara langsung kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Pertamina Patra Niaga menghadirkan Kelompok Tenun Ikat Mawar, pelaku usaha kerajinan tenun yang konsisten memanfaatkan pewarna alami berbahan lokal. Kehadiran kelompok ini menjadi bukti nyata sinergi antara pelestarian budaya Tanimbar dan penerapan produksi ramah lingkungan.

Selama tiga hari pameran, stan Kelompok Tenun Ikat Mawar menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung. Beragam produk unggulan dipamerkan, mulai dari kain tenun premium hingga aksesori berbahan tenun. Keunikan motif serta proses produksi yang mengangkat kearifan lokal berhasil menarik minat masyarakat.

“Kami bangga bisa memperkenalkan Tenun Ikat Tanimbar dalam ajang SALAM FEST x Molucas Digifest. Ini menjadi langkah penting bagi kami untuk memperluas pasar sekaligus melestarikan budaya melalui karya tenun yang menggunakan pewarna alami, ramah lingkungan, dan bernilai tinggi. Kami juga berterima kasih atas dukungan Pertamina AFT Pattimura yang terus mendampingi kami,” ujar Ketua Kelompok Tenun Ikat Mawar, Devianty Lusi, dalam rilis yang diterima salampapua.com, Rabu (22/4/2026).

AFT Manager Pattimura, Febri Nur Faizin, mengatakan keikutsertaan dalam kegiatan ini bukan sekadar pameran, tetapi langkah konkret mendorong UMKM lokal naik kelas, khususnya mitra binaan CSR Pertamina Patra Niaga.

“Kami berkomitmen terus mendukung pengembangan mitra binaan agar semakin mandiri dan berdaya saing. Keikutsertaan di SALAM FEST diharapkan menjadi jembatan bagi produk lokal menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus membuka peluang kolaborasi bisnis baru,” ujarnya.

Partisipasi tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melaluin pendampingan berkelanjutan, Pertamina berupaya agar warisan budaya seperti Tenun Ikat tidak hanya lestari secara tradisi, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi para pengrajin.

Dengan suksesnya keikutsertaan di SALAM FEST 2026, Pertamina Patra Niaga berharap Kelompok Tenun Ikat Mawar mampu memperluas jaringan pasar hingga tingkat nasional maupun internasional, sekaligus menginspirasi pelaku UMKM lain di Maluku untuk terus berinovasi.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi