SALAM PAPUA (TIMIKA) – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika, Septinus Timang mengungkapkan kondisi penyerapan Dana Otonomi Khusus (Otsus) di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih jauh dari target.
Hingga pertengahan Oktober 2026, Dinas Pendidikan dan Dinas Perumahan tercatat belum merealisasikan program sama sekali alias 0 persen.
Menurut Septinus Timang, rendahnya serapan anggaran dipengaruhi pola kerja kontraktor yang cenderung menunda pencairan termin hingga akhir tahun.
“Sebagian besar kontraktor besar menggunakan biaya sendiri terlebih dahulu, lalu meminta pembayaran sekaligus di akhir tahun. Hal ini membuat progres penyerapan terlihat rendah,” jelasnya, Jumat (16/10/2026).
Meski demikian, ia optimistis capaian bisa mencapai 87 persen pada akhir tahun, asalkan OPD mempercepat pelaksanaan program.
Beberapa dinas yang menunjukkan progres antara lain, Dinas Ketahanan Pangan, 78%, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, 49%, Koperasi & UMKM, 54%, Tenaga Kerja, 24%, Sosial, 53%, Peternakan, 50,36%, Perindag, 20%, PUPR, 6,64%, Kominfo, 100% (tertinggi).
Septinus Timang menekankan agar OPD tidak mengulangi kesalahan tahun-tahun sebelumnya dengan menunda realisasi hingga mendekati tutup anggaran.
“Minimal penyerapannya bisa maksimal, jangan menunggu akhir tahun baru bergerak,” tegas Timang.
Selain itu, ia menyebut adanya tambahan alokasi dana sekitar Rp33 miliar dari distribusi Rp2 triliun ke 42 kabupaten/kota di Papua, yang harus segera diinput dalam sistem agar tidak menghambat tahap penyaluran berikutnya.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi