SALAM PAPUA (TIMIKA) – Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua
Tengah Cup II tingkat SMA dan SMK se-Kabupaten Mimika berakhir meriah di
Goldenstone Arena, Kamis (21/5/2026).
Babak final sekaligus penutupan turnamen tersebut dihadiri
langsung Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, legenda sepak bola
Papua Boas Salossa dan Titus Bonai, komika Papua Jhon Yewen, Staf Ahli Bidang
Kemasyarakatan dan SDM Setda Mimika Fransiskus Bokeyau, Kapolres Mimika AKBP
Billyandha Hildiario Budiman, Danyon Batalion B Pelopor Polda Papua Tengah AKP
Umbu Sairo, serta Ketua YPMAK Leonardus Tumuka.
Dalam sambutannya, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias
Rontini mengatakan turnamen tersebut merupakan kali kedua diselenggarakan
setelah sebelumnya sukses digelar untuk tingkat SMP.
“Saya sangat respect dengan panitia yang sudah
menyelenggarakan turnamen ini dengan sukses. Dua kali turnamen ini berlangsung
sangat meriah dengan antusias tim-tim yang merupakan bibit pemain terbaik di
Timika. Ini luar biasa,” ujar Brigjen Rontini.
Ia mengaku sengaja menghadirkan dua legenda sepak bola
Papua, Boas Salossa dan Titus Bonai, serta komika Jhon Yewen sebagai motivasi
bagi generasi muda Papua untuk terus mengembangkan talenta yang dimiliki.
Menurutnya, ketiga sosok tersebut menjadi bukti bahwa
anak-anak Papua mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di tingkat
nasional.
“Anak-anak Papua bisa. Kita yakin suatu saat akan lahir Boas
Salossa dan Titus Bonai yang baru,” katanya.
Kapolda juga berharap seluruh stakeholder, termasuk
Pemerintah Kabupaten Mimika dan PT Freeport Indonesia, dapat mendukung
penyelenggaraan turnamen olahraga secara rutin, baik untuk tingkat SMP, SMA
maupun umum.
Ia menilai turnamen sepak bola harus terus digelar sebagai
wadah mencari dan mengembangkan bibit atlet muda Papua.
“Saya secara pribadi berharap siapa pun yang nantinya
menggantikan saya sebagai Kapolda bisa terus menggelar turnamen olahraga supaya
kita bisa menggali potensi bibit-bibit baru,” ujarnya.
Sementara itu, Boas Salossa mengatakan potensi anak-anak
Papua di bidang olahraga sangat besar sehingga perlu terus diberikan ruang
untuk berkembang.
“Kalau ada turnamen, silakan mendaftarkan diri dan tampilkan
yang terbaik. Percaya suatu saat akan ada yang melihat potensi itu dan memilih
adik-adik untuk bergabung ke sebuah tim,” ujar Boas.
Pesan serupa juga disampaikan Titus Bonai. Ia mengingatkan
para pelajar agar terus mengasah bakat dengan latihan yang disiplin dan
konsisten.
Titus mengaku bangga atas inisiatif Kapolda Papua Tengah
yang telah menghadirkan turnamen tersebut sebagai wadah pembinaan generasi muda
Papua.
“Untuk adik-adik semua yang ikut bertanding, jangan hanya
fokus menjadi juara, tetapi fokuslah bermain dengan baik. Jangan lupa terus
berlatih, karena kalian yang nantinya akan menggantikan kami mengharumkan nama
Papua,” katanya.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi

