SALAM PAPUA (TIMIKA) – Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) Kabupaten Mimika mendesak Kepolisian Resor (Polres) Mimika segera mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan terhadap dua tukang ojek asal Seram, Maluku.
Kedua korban tewas dalam insiden terpisah yang terjadi beberapa hari lalu di wilayah Jembatan Waker, Kelurahan Pasar Sentral, dan di area wisata pemandian Kali Kum-Kum SP3, Distrik Kwamki Narama.
Sekretaris Umum IKEMAL Mimika, Silvester Yamco menegaskan bahwa aksi keji tersebut telah meninggalkan duka mendalam bagi seluruh warga Maluku yang bermukim di Mimika. Karena itu pihaknya menuntut adanya respons cepat dari aparat penegak hukum.
"Hari ini kami sebagai pengurus IKEMAL akan menyerahkan pernyataan sikap dan meminta agar kasus ini secepatnya diusut serta pelakunya segera ditangkap," tegas Silvester kepada salampapua.com melalui sambungan telepon, Rabu (29/7/2026).
Silvester secara spesifik berharap agar Polres Mimika dapat bekerja maksimal dengan target penyelesaian kasus dalam waktu 3x24 jam. Ia menilai pengungkapan kasus yang cepat sangat krusial untuk mencegah eskalasi masalah yang lebih luas di tengah masyarakat.
"Jangan sampai kalau para pelaku belum terungkap, bisa terjadi hal-hal yang sama-sama tidak kita inginkan," ujarnya mengisyaratkan potensi ketegangan sosial jika keadilan tidak segera ditegakkan.
Selain mendesak kepolisian, Silvester juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Mimika untuk berperan aktif memberikan informasi jika mengetahui pelaku di balik tewasnya dua warga Seram tersebut. Ia menekankan bahwa IKEMAL mengutuk keras segala bentuk tindak kriminalitas dan berkomitmen penuh untuk menjaga kondusivitas daerah.
"Kami sangat berharap kerjasama dari seluruh masyarakat yang memang tahu persoalan ini. IKEMAL siap berpartisipasi menciptakan kondisi damai di Mimika," pungkasnya.
Sebelumnya dalam upaya pengungkapan kasus ini, Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak telah membentuk Tim Khusus (Timsus) gabungan untuk menangani kasus ganda ini. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan membantu pihak berwajib dengan memberikan informasi yang akurat.
"Kasus ini menjadi atensi langsung dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontoni, sehingga saya bentuk Timsus. Kita doakan saja agar secepatnya bisa terungkap," ungkap AKBP Alredo saat menggelar konferensi pres, pada 27 Juli 2026.
Penulis: Acik
Editor: Jimmy