Jenazah Mahasiswa UTI Korban Penganiayaan Di Jalan Freeport Lama Dikremasi Secara Adat Suasana saat jenazah Elinus Hagabal dikremasi, Rabu sore (2/9/2026) (salampapua.com/Foto: Dokumen Polsek Kwamki Narama)

Jenazah Mahasiswa UTI Korban Penganiayaan Di Jalan Freeport Lama Dikremasi Secara Adat

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Jenazah Elinus Hagabal, mahasiswa Jurusan Agribisnis Universitas Timika (UTI) yang menjadi korban penganiayaan berat di Jalan Freeport Lama pada Selasa (1/9/2026), akhirnya dikremasi secara adat. Prosesi pemakaman ini berlangsung di Lapangan Perang Kubu Dang, Distrik Kwamki Narama, pada Rabu (2/9/2026).

Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki mengonfirmasi bahwa proses kremasi telah selesai dilaksanakan oleh keluarga dekat dan kerabat almarhum.

"Mayat sudah dikremasi di lapangan perang kubu dang," pungkas Iptu Sawaki.

Sebelumnya, Elinus Hagabal dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika pada pukul 17.30 WIT, sehari setelah ditemukan bersimbah darah. Korban tewas akibat pendarahan hebat dari luka sabetan senjata tajam yang mengenai bagian dagu (kiri) dan betis kaki kanan.

Meskipun prosesi kremasi telah dilakukan, pihak kepolisian masih belum memastikan status korban dalam konteks konflik yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.

Iptu Sawaki menyatakan bahwa investigasi terkait motif dan keterkaitan kasus ini dengan konflik antar-kelompok masih terus berlanjut.

"Kita belum tahu pasti, apakah korban ini terhitung sebagai korban perang atau tidak," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa hingga saat ini Polres Mimika masih terus mengejar para pelaku penganiayaan yang diduga berasal dari arah Kwamki Narama untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan hukum.

Penulis: Acik

Editor: Jimmy