SPAM Jadi Kado HUT Ke-81 RI Di Mimika, Mulai Distribusikan 1.724 Pipa Air Bersih Dari PTFI Pendistribusian pipa dari KK ke Kantor Imigrasi Baru, Jalan SP2, Senin (10/8/2026) (salampapua.com/Evita)

SPAM Jadi Kado HUT Ke-81 RI Di Mimika, Mulai Distribusikan 1.724 Pipa Air Bersih Dari PTFI

SALAM PAPUA (TIMIKA) - Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas PUPR bersama tim teknis mulai melaksanakan distribusi 1.724 pipa air bersih dari PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk mendukung pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) perkotaan Timika.

Proses pengangkutan dilakukan setiap hari dengan target tiga truk, sehingga diperkirakan pekerjaan dapat selesai dalam waktu satu minggu.

Hal ini disampaikan Kabid Cipta Karya pada Dinas PUPR, Awaludin Sully saat meninjau pendistribusian pipa air dari Kuala Kencana (KK) ke Kantor Imigrasi Baru, Jalan SP2, Senin (10/8/2026).

“Pipa-pipa ini kita angkut dari Kuala ke Jalan Cendrawasih di kawasan Kantor Imigrasi, dengan pengawalan dari aparat lantas dan Dishub. Setelah selesai pendistribusian, pipa akan langsung digunakan untuk memperluas jaringan distribusi air minum di empat distrik, termasuk SP12, SP13, Kampung Kencana, Jayanti, dan Pioka Kencana,” ujarnya.

Tahun ini, kata Awal, pihaknya juga memberikan sambungan gratis khusus bagi Orang Asli Papua (OAP) di beberapa titik prioritas. Bantuan pipa ini dinilai sangat strategis karena mengurangi biaya pengadaan baru yang biasanya harus didatangkan dari Surabaya dengan ongkos besar.

“Sebelumnya dan tahun ini kami masih melakukan pemasangan SR gratis. Dengan adanya bantuan pipa ini sangat bermanfaat, jadi kami tidak lagi memesan pipa di Surabaya sehingga hal ini mengefisienkan anggaran SPAM,” jelas Awal.

Program SPAM perkotaan Mimika diharapkan menjadi kado HUT RI ke-81, sekaligus memperkuat pelayanan dasar masyarakat. Ke depan, pihaknya berencana memperluas distribusi hingga ke wilayah pesisir dan pegunungan agar akses air bersih semakin merata.

“Pipa ini sebagai kado HUR RI bagi masyarakat Mimika dalam ketersediaan air bersih di wilayah kota. Tentunya apabila pipa ini masih tersisa kita akan mendistribusikan ke wilayah pedalaman,” pungkasnya.

Penulis: Evita

Editor: Jimmy