SALAM PAPUA (TIMIKA) – Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Mimika terbagi dalam dua tipe, yakni Tipe Hook dan Tipe Penyangga. Pembagian tersebut disesuaikan dengan fungsi dan kelengkapan fasilitas yang dibangun di masing-masing kampung.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan Mimika, Clemens Ohoilulin, mengatakan dua kampung ditetapkan sebagai KNMP Tipe Hook, yakni Kampung Poumako di Distrik Mimika Timur dan Kampung Potowayburu di Distrik Mimika Barat Jauh.
Sementara enam kampung lainnya masuk dalam kategori Tipe Penyangga, yakni Atuka, Kiura, Pronggo, Mupuruka, Amar, dan Ipiri.
“Untuk fasilitas tipe Hook yakni tambatan perahu dan shelter pendaratan ikan, gudang beku portable 20 ton, pabrik es portable 3 ton, sentra kuliner dan kios perbekalan, docking perahu, bengkel, kantor pengelola, serta fasilitas menara air, genset, IPAL, akses jalan hingga lampu penerangan,” ujar Clemens, Rabu (9/9/2026).
Sementara KNMP Tipe Penyangga dilengkapi tambatan perahu dan shelter pendaratan ikan, gudang es portable 3 ton, sentra kuliner dan kios perbekalan, gedung genset, menara air dan sumur bor, IPAL biotech, tuguran ICN, akses jalan, serta lampu penerangan.
Clemens menjelaskan, pembangunan KNMP memiliki tujuan strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir Mimika melalui pengembangan pusat ekonomi baru berbasis perikanan.
“Pembangunan KNMP bertujuan strategis untuk membangun pusat ekonomi baru berbasis perikanan di pesisir Mimika, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memberikan nilai tambah bagi hasil tangkapan nelayan melalui fasilitas pengolahan dan penyimpanan yang memadai,” jelasnya.
Ia menambahkan, Dinas Perikanan Mimika berkomitmen mengawal seluruh proses pembangunan KNMP hingga selesai. Pemerintah daerah juga akan menyiapkan tenaga pendamping untuk mendukung pengelolaan kampung nelayan secara berkelanjutan.
Dengan adanya pembagian tipe dan dukungan fasilitas tersebut, KNMP diharapkan tidak hanya menjadi kawasan permukiman nelayan, tetapi juga berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi yang mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir di Mimika.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi