Sertijab Dandim 1718/Intan Jaya, Yonathan Bunai Digantikan Reza Fahlevi Prosesi serah terima jabatan (sertijab) dan Korps Komandan Dandim 1718/Intan Jaya berlangsung di Aula Korem 173/PVB, Nabire, Kamis (10/9/2026) siang (Salampapua.com/Elias)

Sertijab Dandim 1718/Intan Jaya, Yonathan Bunai Digantikan Reza Fahlevi

SALAM PAPUA (NABIRE) – Tongkat komando Komando Distrik Militer (Kodim) 1718/Intan Jaya resmi berganti. Letkol Inf Yonathan Bunai, S.Th., M.Kp. menyerahkan jabatan Komandan Kodim (Dandim) 1718/Intan Jaya kepada Letkol Inf Reza Fahlevi, S.Sos.

Prosesi serah terima jabatan (sertijab) dan Korps Komandan berlangsung di Aula Korem 173/PVB, Nabire, Kamis (10/9/2026) siang. Upacara dipimpin langsung Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alivianto, S.I.P.

Pergantian pimpinan tersebut merupakan bagian dari dinamika dan penyegaran organisasi TNI. Setelah menyerahkan jabatan Dandim 1718/Intan Jaya, Letkol Inf Yonathan Bunai selanjutnya mendapat penugasan sebagai Wakainfolahta Kodam Cenderawasih.

Sementara Letkol Inf Reza Fahlevi dipercaya melanjutkan kepemimpinan di Kodim 1718/Intan Jaya setelah sebelumnya bertugas di Kodam IV/Diponegoro, Jawa Tengah.

Brigjen TNI Vivin Alivianto mengatakan, pergantian jabatan merupakan hal yang biasa dalam organisasi TNI sekaligus menjadi bagian dari penyegaran dan kesempatan bagi personel lain untuk mengemban tanggung jawab yang lebih besar.

“Setiap masa, waktu, ada perubahan, ada refreshing, penyegaran,” katanya.

Menurut Vivin, penugasan baru yang diberikan kepada Yonathan Bunai merupakan bagian dari peningkatan tanggung jawab dalam struktur organisasi.

“Nah ini kebetulan Pak Bunai ini jabatannya meningkat naik ke atas di posisi Wakainfolahta Kodam Cenderawasih,” ujarnya.

Sementara kepada Dandim 1718/Intan Jaya yang baru, Letkol Inf Reza Fahlevi, Danrem meminta agar berbagai kebijakan dan program yang telah berjalan baik tetap dilanjutkan.

“Kebijakan-kebijakan yang lama yang bagus untuk dilanjutkan. Apabila ada yang kurang bagus, biar dijadikan evaluasi ke depan dan diperbaiki. Khususnya berkaitan dengan keamanan wilayah kemudian kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Vivin menekankan bahwa aspek keamanan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan tugas di wilayah Intan Jaya. Menurutnya, kondisi keamanan yang kondusif akan memberikan ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas.

“Dengan keamanan yang terjaga, pemerintahan dapat berjalan, kegiatan belajar mengajar berlangsung, serta masyarakat dapat menjalankan aktivitas ekonomi dan pertanian,” katanya.

Ia berharap kondisi keamanan yang baik dapat mendukung masyarakat untuk kembali menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan pertanian dan perekonomian di wilayah tersebut.

“Kalau aman saja, yang lain bisa berjalan dengan baik, pemerintahan bisa berjalan dengan baik, sekolah dengan baik, kemudian mungkin mama-mama bisa melaksanakan tanam sehingga roda ekonomi berputar di suatu wilayah itu,” ujarnya.

Pergantian Dandim 1718/Intan Jaya diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas kewilayahan, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Intan Jaya.

Penulis: Elias

Editor: Sianturi