Tanpa Mekanik, Ambulans Agimuga Mandek, Dinkes Andalkan Bentor Untuk Evakuasi Pasien Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Godfried Maturbongs (Salampapua.com/Acik)

Tanpa Mekanik, Ambulans Agimuga Mandek, Dinkes Andalkan Bentor Untuk Evakuasi Pasien

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Layanan ambulans di Distrik Agimuga, Kabupaten Mimika, saat ini belum dapat berfungsi optimal akibat kerusakan kendaraan dan belum tersedianya tenaga mekanik yang dapat melakukan perbaikan di wilayah tersebut.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Goldfried Maturbongs, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan, ambulans milik Puskesmas Agimuga mengalami kerusakan cukup parah. Kendala perbaikan bukan hanya terkait ketersediaan suku cadang, tetapi juga tidak adanya tenaga mekanik yang kompeten di wilayah tersebut.

“Beberapa waktu lalu saya ke Agimuga dan pegawai saya di sana memperlihatkan kondisi ambulans tersebut. Memang sudah rusak, tapi tidak ada tenaga mekanik yang bisa perbaiki,” ujar Goldfried saat ditemui di Hotel Grand Tembaga, Jalan Yos Sudarso, Jumat (11/9/2026).

Meski ambulans tidak dapat digunakan secara optimal, Dinkes Mimika memastikan pelayanan evakuasi pasien tetap diupayakan. Salah satunya dengan memanfaatkan kendaraan roda tiga atau bentor yang dikemudikan tenaga kesehatan setempat untuk menjemput dan mengantar pasien.

Goldfried juga mengapresiasi dukungan aparat keamanan dalam membantu pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Bhabinkamtibmas Kampung Faka Fuku yang baru-baru ini membantu mengevakuasi seorang ibu hamil menuju Lapangan Terbang (Lapter) Agimuga untuk selanjutnya dirujuk ke RSUD Mimika.

“Saya sampaikan terima kasih atas kesigapan Bhabinkamtibmas di sana yang sudah sangat membantu,” ucapnya.

Menurut Goldfried, kondisi tersebut menjadi perhatian Dinkes Mimika untuk segera dicarikan solusi, termasuk kemungkinan mendatangkan tenaga mekanik dari Timika atau menempuh langkah teknis lainnya agar ambulans Puskesmas Agimuga dapat kembali beroperasi.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi