SALAM PAPUA (NABIRE) – Dedikasi dan keberanian 12 personel Polsek Ilu, Polres Puncak Jaya, mendapat apresiasi dari Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini. Penghargaan tersebut diberikan dalam upacara yang digelar di Mako Polres Puncak Jaya saat Kapolda melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Puncak Jaya, Senin (31/8/2026).
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan kepedulian para personel dalam mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan evakuasi terhadap korban penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB), meskipun lokasi kejadian berada di luar wilayah hukum Polsek Ilu.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi Ketua Bhayangkari Polda Papua Tengah Ny. Yanti Rontini, Karo Ops Polda Papua Tengah Kombes Pol. Adnan Ratmoro, Dansat Brimob Polda Papua Tengah Kombes Pol. Sandi Sultan, Karo Rena Polda Papua Tengah Kombes Pol. Harlan Amir, Dir Lantas Polda Papua Tengah Kombes Pol. S. Kunto Hartono, serta Koorspripim Polda Papua Tengah AKP Susanto Bakri.
Sebanyak 12 personel yang menerima penghargaan tersebut yakni Iptu Rajab Ilyas, Aiptu Syahrir, Brigpol Randhy N. Karapessi, Briptu Arthur Rumpaidus, Bripda Febrian Pratama, Bripda Disono Kogoya, Bripda Frits Woue, Bripda Yandiron Weya, Bripda Rafael Aibuy, Bripda Jhon Situmorang, Bripda Carol Masak dan Bripda Rifai Mustakim.
Kapolda Papua Tengah menegaskan, tindakan para personel tersebut merupakan wujud nyata pengamalan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya.
Menurutnya, tugas kepolisian tidak semata-mata dibatasi oleh wilayah administratif, tetapi juga merupakan panggilan untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.
“Ketika melihat adanya masyarakat yang membutuhkan pertolongan, maka yang harus muncul pertama kali adalah kepedulian dan keberanian untuk bertindak,” tegas Kapolda di hadapan seluruh jajaran Polres Puncak Jaya yang dipimpin AKBP Yudha Wicaksono.
Ia mengakui, mendatangi TKP, terlebih ketika berada di luar wilayah hukum sendiri, bukanlah tugas sederhana. Personel harus mempertimbangkan situasi keamanan, kondisi medan, akses menuju lokasi hingga risiko yang mungkin dihadapi.
Namun, kata Kapolda, 12 personel Polsek Ilu telah menunjukkan bahwa semangat kemanusiaan dan tanggung jawab sebagai anggota Polri mampu menjadi landasan untuk mengambil tindakan cepat dan tepat.
“Ini bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujarnya.
Kapolda menilai keberanian para personel bukan hanya sebatas mendatangi TKP dan mengevakuasi korban. Lebih dari itu, kehadiran mereka memberikan harapan kepada masyarakat bahwa dalam situasi sulit masih ada polisi yang hadir, peduli dan bersedia memberikan pertolongan.
Karena itu, ia meminta nilai kepedulian tersebut terus ditumbuhkan di seluruh jajaran Polda Papua Tengah.
Kapolda juga berpesan kepada para penerima penghargaan agar tidak cepat berpuas diri. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus memberikan pengabdian terbaik sekaligus menjadi teladan bagi personel lainnya.
“Kita bangun budaya kerja yang responsif, peduli, berani dan humanis. Jangan menunggu masyarakat datang meminta pertolongan apabila kita dapat lebih dahulu hadir di tengah kesulitan mereka,” pesannya.
Meski demikian, Kapolda mengingatkan seluruh personel agar keberanian dalam menjalankan tugas tetap diimbangi dengan penilaian situasi yang matang, komunikasi dan koordinasi dengan satuan kewilayahan terkait, serta kepatuhan terhadap hukum dan prosedur.
“Polri yang kuat bukan hanya Polri yang mampu menegakkan hukum, tetapi juga Polri yang mampu hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan,” katanya.
Kapolda kemudian mengajak seluruh personel untuk menjadi polisi yang hadir, peduli dan mampu memberikan solusi bagi masyarakat.
“Tidak ada batas wilayah dalam semangat kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat,” tutupnya.
Selain memberikan penghargaan, dalam kunjungan kerja tersebut Kapolda Papua Tengah juga memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Puncak Jaya. Selanjutnya, Kapolda mengunjungi dan menyerahkan bantuan kepada personel Satgas Yonif 136/TS serta mengunjungi Gereja GPdI Maranatha Mulia.
Penulis: Elias
Editor: Sianturi