Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak Saat Tinjau Lahan Sawah Di Muliama Jayawijaya, Diduga Pelaku KKB Nduga Tiga jenazah pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya korban penembakan dievakuasi ke RSUD Wamena setelah insiden di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (9/9/2026)(Salampapua.com/Dokumen Satgas Ops Damai Cartenz)

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak Saat Tinjau Lahan Sawah Di Muliama Jayawijaya, Diduga Pelaku KKB Nduga

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas ditembak orang tak dikenal (OTK) saat melakukan peninjauan lokasi pembukaan lahan sawah di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu (9/9/2026) sore.

Ketiga korban merupakan bagian dari rombongan 11 pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya yang berangkat dari Wamena menuju Distrik Muliama untuk memantau kegiatan cetak sawah.

Berdasarkan data yang dihimpun, ketiga korban masing-masing berinisial WB (24), perempuan, pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya; AR (49), perempuan, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Jayawijaya; dan AAM (35), laki-laki, pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya.

WB mengalami luka tembak pada bagian pinggang kanan. Korban sempat mendapatkan penanganan medis, namun dinyatakan meninggal dunia di RSUD Wamena.

Sementara AR mengalami luka tembak pada bagian perut dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sedangkan AAM mengalami luka tembak pada bagian belakang kepala dan tangan kiri. Korban juga dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Ketiga jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Wamena untuk proses lebih lanjut.

Merespons kejadian tersebut, personel gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Jayawijaya langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan, penyelidikan dan penyisiran.

Penyisiran dilakukan di sekitar Puskesmas Muliama maupun lokasi terjadinya penembakan untuk mencari petunjuk serta memastikan kondisi keamanan di sekitar lokasi.

Petugas juga telah mengamankan delapan orang saksi yang berada dalam rombongan korban ketika insiden terjadi. Para saksi saat ini dimintai keterangan untuk membantu mengungkap kronologi kejadian sekaligus mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat.

Berdasarkan hasil pendalaman awal, aksi penembakan tersebut diduga dilakukan kelompok bersenjata yang berasal dari wilayah Nduga. Namun, aparat keamanan masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan untuk memastikan identitas serta keterlibatan para pelaku.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, mengecam keras aksi kekerasan yang mengakibatkan tiga masyarakat sipil meninggal dunia.

Ia menegaskan, Satgas Operasi Damai Cartenz akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna mengungkap pelaku dan motif di balik penembakan tersebut.

“Kami memastikan proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap kronologi, mengidentifikasi para pelaku, serta memastikan mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Irjen Pol. Faizal.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat di Kabupaten Jayawijaya tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses penanganan perkara ini kepada petugas keamanan. Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz bersama Polres Jayawijaya akan mengusut tuntas aksi penembakan ini,” kata Adarma.

Aparat keamanan hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara jelas kronologi penembakan, motif, serta pihak yang bertanggung jawab atas meninggalnya tiga pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya tersebut.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi