Translate

PTFI Dilibatkan dalam Rapat Konsultasi Publik Atas Rancangan Kedua RAD-TPB/SDGs

Bagikan Bagikan

Suasana rapat konsultasi publik atas rancangan kedua RAD-TPB/SDGs Periode 2020-2024 di Hotel Cartenz, Timika. 
(Foto: Istimewa)
SAPA (TIMIKA) - PT Freeport Indonesia (PTFI) dilibatkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika dalam rapat konsultasi publik atas rancangan kedua Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, atau sustainable development goals (RAD-TPB/SDGs) Periode 2020-2024.

Pertemuan konsultasi publik yang berlangsung di Hotel Cartenz, Timika pada Senin (21/3/2022) dibuka Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setda Mimika, Yulius Sasarari, S.Sos,M.Si.

Selain PTFI, pihak-pihak yang hadir dalam pertemuan tersebut yakni perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), LSM, perguruan tinggi dan Perwakilan sejumlah media di Timika.

Rapat tersebut ini menindaklanjuti pertemuan sebelumnya dimana telah dibentuk tim atau kelompok kerja yang terdiri dari unsur OPD di Lingkup Pemkab Mimika,  PTFI dan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK). 

Asisten 1 Setda Mimika, Yulius Sasarari dalam sambutannya mewakili Bupati Mimika menyampaikan bahwa inti pertemuan hari ini guna menyampaikan rancangan kedua dari RAD-TPB Kabupaten Mimika tahun 2020-2024 serta meminta masukan dari mitra kerja. 

Menurutnya TPB merupakan komitmen global dan nasional yang bertujuan menyelesaikan masalah kemiskinan dan pangan, perbaikan kualitas pertumbuhan ekonomi dan pelayanan dasar, kesenjangan antar daerah, kelompok pendapatan dan gender, akses terhadap keadilan, perbaikan kualitas lingkungan hidup, serta pembangunan yang inklusif dan cara pelaksanaanya melalui proses perencanaan dan pelaksanaan yang partisipatif.

“Pemerintah Kabupaten Mimika memiliki komitmen untuk melaksanakan pembangunan dalam rangka pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. TPB pada prinsipnya sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Mimika yang tertuang dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah-red)  Kabupaten Mimika Tahun 2022 sampai 2024, yaitu terwujudnya Mimika aman, damai, dan sejahtera,” ungkap Sasarari.

Menurutnya dalam SK Bupati nomor 205 Tahun 2021 tentang pembentukan tim SDGs, merupakan tindak lanjut amanat Presiden nomor 59 Tahun  2017 tentang pelaksanaan pencapaian TPB serta bagian dari proses pelaksanaan RPJMD.

Sementar itu Kepala Bappeda Kabupaten Mimika, Ir. Yohana Paliling, M.Si, menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengharapkan partisipasi dari organisasi non pemerintah. “RAD yang nantinya akan disepakati pada rapat penyempurnaan akan menjadi referensi pelaksanaan program-program kegiatan percepatan pencapaian SDGs di Kabupaten Mimika,” kata Yohana.

Dikatakan di Kabupaten Mimika, Pemkab bersama PTFI dan YPMAK, mewakili pelaku non pemerintah terus berkolaborasi guna mewujudkan tercapainya empat pilar target dan tujuan TPB/SDGs yaitu pembangunan sosial, pembangunan ekonomi, pembangunan lingkungan serta pembangunan hukum dan tata kelola. 

"Diharapkan para pelaku non pemerintah lainnya, baik dari dunia swasta, organisasi nirlaba, organisasi keagamaan, maupun institusi pendidikan, akan turut serta dalam bekerja bersama mendukung pencapaian TPB di kabupaten Mimika," ucap Yohana. (YOSEFINA)


 

 

 

 

 

 


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar