SALAM PAPUA (TIMIKA) – Duka mendalam menyelimuti seorang ibu
yang sehari-hari bekerja sebagai cleaning service di RSUD Mimika. Sabtu
(29/11/2025) sekitar pukul 07.50 WIT, masyarakat Mimika dikejutkan oleh
penemuan jenazah seorang pria di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) SP1,
Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania.
Hingga siang hari, saat jenazah yang diketahui bernama Yudha
Tegar Pratama (21) tiba di ruang jenazah RSUD Mimika, sang ibu belum menyadari
bahwa pria yang ditemukan di TPU tersebut adalah putranya. Sejak pamit bermain
futsal pada Jumat malam (28/11/2025), Yudha memang tidak kembali ke rumah
mereka di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di kompleks depan Kantor SAR.
Di tengah maraknya pemberitaan media lokal mengenai temuan
jenazah itu, sang ibu memperhatikan dengan saksama noken yang dibawa korban. Di
noken tersebut tertulis nama “Tegar”, yang membuatnya tersentak dan segera
menuju ruang jenazah untuk memastikan identitas korban. Saat melihat langsung,
ia mengetahui bahwa jenazah dengan luka parah akibat sabetan senjata tajam itu
adalah anak kandungnya.
“Betul, itu anak dari seorang ibu yang bekerja sebagai
cleaning service di RSUD. Tadi siang barulah sang ibu sadar bahwa itu adalah
jenazah anaknya,” ungkap Humas RSUD Mimika, Luki Mahakena, saat dikonfirmasi
Salampapua.com.
Luki menjelaskan, berdasarkan keterangan ibu korban, pada
malam 28 November 2025 Yudha pamit untuk bermain futsal bersama teman-temannya.
“Saat melihat noken dengan tulisan nama Tegar, barulah
ibunya sadar kalau itu anaknya,” ujarnya.
Hingga pukul 16.00 WIT, jenazah korban telah dipulangkan ke
rumah duka. Berdasarkan hasil visum, besar kemungkinan Yudha meninggal akibat
luka sabetan senjata tajam.
“Kami tidak bisa memastikan apakah ini kasus penganiayaan.
Nanti pihak kepolisian yang akan menjelaskan,” tutupnya.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi

