SALAM PAPUA (TIMIKA) – Satu pleton Brimob Batalyon B Pelopor Polda Papua Tengah dikerahkan untuk meredam aksi pemalangan jalan yang dilakukan ratusan warga di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan SD Inpres (SDI) III Koperapoka Timika, Rabu (27/1/2026).

Personel Brimob yang tiba di lokasi menggunakan kendaraan taktis Barakuda serta dilengkapi tameng pengendali massa langsung bersiaga di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, sejumlah perwira Polres Mimika, dibantu Lembaga Bantuan Hukum (LBH), berupaya melakukan mediasi dengan massa aksi.

Aksi pemalangan tersebut dipicu oleh tewasnya seorang pria berinisial SL, yang diduga menjadi korban pembunuhan oleh orang tak dikenal (OTK).

Pantauan Salampapua.com di lokasi, massa aksi yang juga melibatkan kaum ibu terus menyuarakan tuntutan agar aparat kepolisian segera menangkap pelaku. Beberapa di antaranya sempat meluapkan emosi dan menolak membuka akses jalan.

“Kami tidak akan bubar dan tetap memblokir jalan ini karena saudara kami tewas dibunuh,” teriak salah seorang ibu di lokasi.

Hingga pukul 11.11 WIT, massa masih bertahan melakukan pemalangan jalan, sehingga arus lalu lintas di Jalan Ahmad Yani lumpuh total. Aparat kepolisian masih melakukan pengamanan dan pendekatan persuasif guna menjaga situasi tetap kondusif.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi