SALAM PAPUA (TIMIKA) – Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) menggelar Lomba Potensi Sains tingkat SD dan SMP sebagai upaya meningkatkan daya saing generasi muda di Mimika dan Papua Tengah.

Kegiatan ini berlangsung selama 10 hari, mulai 7 hingga 17 April 2026, dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional yang puncaknya diperingati pada 2 Mei mendatang.

Perwakilan YPL Bidang Pendidikan, Oktavianus Vic Rori, menyampaikan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan minat sains sejak dini.

“Kegiatan ini melatih anak-anak berpikir kritis, kreatif, dan berani bereksperimen. Mereka juga dilatih untuk memecahkan masalah melalui tantangan berbasis sains,” ujarnya saat pembukaan, Selasa (7/4/2026).

Ia menjelaskan, lomba mencakup tiga bidang utama, yakni matematika, IPA, dan IPS, yang diharapkan mampu mendorong siswa memahami sekaligus menerapkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Sekolah SATP Timika, Sonianto Kuddi, mengapresiasi dukungan PT Freeport Indonesia dan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro terhadap pengembangan pendidikan di SATP.

“Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun untuk meningkatkan kemampuan akademik dan daya juang siswa dalam bidang sains,” ujarnya.

Ketua Panitia, Yeremia Piri, mengungkapkan bahwa tahun ini lomba diikuti oleh 1.156 siswa dari kelas 1 SD hingga kelas 9 SMP.

“Seleksi dilakukan di masing-masing kelas, kemudian dipilih lima siswa terbaik untuk mewakili tiap mata pelajaran. Untuk kelas 1 SD difokuskan pada literasi dan numerasi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua UPT Pusat Prestasi, Elpianus Paat, menambahkan bahwa peserta, guru, hingga penyusun soal akan mendapatkan penghargaan sebagai bentuk motivasi.

“Penghargaan berupa trofi dan sertifikat diharapkan dapat mendorong siswa dan guru untuk terus berprestasi,” pungkasnya.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi