SALAM PAPUA (TIMIKA) – Seorang pria mengalami kejang-kejang setelah terlibat dalam kecelakaan lalu lintas di depan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Mimika, Jalan Poros SP5, Kabupaten Mimika, Kamis (23/7/2026) siang.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga setelah video kejadian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, korban terlihat mengenakan kaus putih dan celana pendek jeans tergeletak di badan jalan.
Korban tampak mengalami kejang-kejang, sementara paha kirinya tertimpa sepeda motor yang mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut maupun apakah insiden itu merupakan kecelakaan tunggal atau melibatkan kendaraan lain.
Sejumlah warga yang berada di lokasi tampak tidak langsung memindahkan korban. Mereka memilih menunggu kedatangan petugas kepolisian sambil mengimbau warga lain agar tidak menyentuh korban.
Dalam video yang beredar, terdengar seorang warga mengatakan, "Tidak boleh disentuh. Tidak boleh, korban masih kejang-kejang." Dugaan sementara, warga menghindari memindahkan korban untuk mencegah risiko cedera yang lebih parah sebelum mendapat penanganan medis.
Dalam situasi seperti ini, korban kecelakaan yang mengalami kejang atau diduga mengalami cedera tulang belakang memang sebaiknya tidak dipindahkan sembarangan, kecuali terdapat ancaman langsung terhadap keselamatannya, seperti kebakaran atau risiko tertabrak kendaraan lain. Prioritas utama adalah menghubungi layanan medis dan mengamankan lokasi kejadian.
Hingga berita ini diterbitkan, Salampapua.com masih berupaya mengonfirmasi kronologi kejadian, kondisi korban, serta identitasnya kepada Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Mimika. Namun, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di Jalan Poros SP5, terutama di kawasan sekolah yang memiliki aktivitas lalu lintas cukup padat, serta menghormati proses penyelidikan yang sedang dilakukan oleh aparat kepolisian.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi