Pemancing Hilang Kontak Di Perairan Tanjung Bicari, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Para nelayan bersama Tim SAR pos Kaimana sebelum melakukan pencarian di Perairan Teluk Bicari, Kaimana, Senin (27/7/2026)(Salampapua.com/Dokumen Tim SAR Timika)

Pemancing Hilang Kontak Di Perairan Tanjung Bicari, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

SALAM PAPUA (KAIMANA) – Seorang pemancing dilaporkan hilang kontak setelah berangkat melaut menggunakan sebuah long boat di perairan Tanjung Bicari, Kabupaten Kaimana, Papua Barat. Hingga Senin (27/7/2026), korban belum kembali dan keberadaannya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Korban diketahui bernama Suhardin, yang berangkat seorang diri menggunakan long boat dari Pelabuhan Telkom Kaimana pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIT untuk memancing di sekitar perairan Tanjung Bicari.

Sesuai rencana, korban dijadwalkan kembali ke pelabuhan pada hari yang sama sekitar pukul 10.00 WIT. Namun hingga kini, korban tidak kunjung kembali sehingga dinyatakan hilang kontak.

Sebelum laporan disampaikan kepada Basarnas, pihak keluarga bersama masyarakat setempat telah berupaya melakukan pencarian secara mandiri. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, melalui Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Kaimana, Silas Wopari, memberangkatkan tim SAR gabungan untuk melakukan operasi pencarian pada Senin (27/7/2026).

Tim SAR gabungan terdiri dari personel Pos SAR Kaimana, TNI Angkatan Laut, Polairud, keluarga korban, serta masyarakat setempat.

Dalam operasi tersebut, tim menggunakan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) 400 PK milik Basarnas dan tujuh unit long boat milik warga untuk menyisir lokasi yang diduga menjadi area hilangnya korban.

Pencarian difokuskan di sekitar perairan Tanjung Bicari dan sejumlah titik yang dicurigai sebagai lokasi keberadaan long boat milik korban.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di laut. Basarnas berharap korban dapat segera ditemukan serta mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban maupun long boat tersebut agar segera melaporkannya kepada petugas. (Sumber: Kantor SAR Timika)

Editor: Sianturi