Ratusan Anak Meriahkan Hari Anak Nasional Di Mimika, Orang Tua Diingatkan Awasi Penggunaan Gadget Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika, Johana Anatje Belandina Arwam, S.Pd., membagikan bunga kepada seorang anak dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Timika, Kamis (23/7/2026)(Salampapua.com/Acik)

Ratusan Anak Meriahkan Hari Anak Nasional Di Mimika, Orang Tua Diingatkan Awasi Penggunaan Gadget

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Ratusan anak dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA, memeriahkan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika di Gedung Emeneme Yauware, Jalan Perintis, Timika, Kamis (23/7/2026).

Peringatan HAN tahun ini mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan" serta dirangkaikan dengan kegiatan koordinasi pelembagaan pemenuhan hak anak yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota.

Kepala DP3AP2KB Mimika, Johana Anatje Belandina Arwam, S.Pd., mengatakan rangkaian kegiatan meliputi pembentukan Forum Anak Kabupaten Mimika serta berbagai perlombaan, seperti lomba menyanyi solo bagi pelajar SMP, SMA, dan SMK serta lomba mewarnai untuk anak-anak taman kanak-kanak.

Foto bersama panitia dan peserta usai peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika di Gedung Emeneme Yauware, Timika, Kamis (23/7/2026)(Salampapua.com/Acik) Foto bersama panitia dan peserta usai peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika di Gedung Emeneme Yauware, Timika, Kamis (23/7/2026)(Salampapua.com/Acik)

Para pemenang lomba menerima hadiah yang diserahkan pada puncak peringatan Hari Anak Nasional.

Johana mengakui pelaksanaan kegiatan tahun ini disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia sehingga belum dapat melibatkan seluruh sekolah di Kabupaten Mimika.

"Memang kami akui tidak bisa membuat kegiatan besar yang melibatkan seluruh sekolah karena anggaran terbatas. Rangkaian kegiatan tahun ini kami melibatkan sekolah-sekolah yang pernah berpartisipasi di tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.

Momentum Hari Anak Nasional juga dimanfaatkan DP3AP2KB untuk mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam memenuhi hak-hak anak, memberikan kasih sayang, serta melindungi mereka dari berbagai bentuk kekerasan dan ancaman terhadap tumbuh kembang anak.

Menurut Johana, ancaman terhadap anak saat ini tidak hanya berupa kekerasan fisik maupun seksual, tetapi juga praktik perkawinan usia anak serta paparan konten negatif di media digital.

Ia secara khusus mengingatkan orang tua agar lebih aktif mengawasi penggunaan gadget oleh anak-anak.

"Sekarang ini banyak berseliweran konten-konten kekerasan dan hal negatif lainnya yang dapat berdampak merusak moral anak yang menonton. Makanya kami harapkan seluruh orang tua wajib mengawasi anak-anaknya," tegasnya.

Selain kegiatan di Gedung Eme Neme Yauware, peringatan Hari Anak Nasional juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian bunga kepada anak-anak di kawasan Bundaran Timika Indah sebagai simbol kasih sayang, perhatian, dan kepedulian terhadap generasi penerus bangsa.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional, DP3AP2KB Mimika berharap seluruh elemen masyarakat semakin memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak agar mereka dapat meraih masa depan yang lebih baik.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi