TNI Rampungkan Pembangunan Jembatan Beton Di Kampung Kaugapu, Permudah Akses Warga Mimika Timur Jembatan Merah Putih di Kampung Kaugapu, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, yang dibangun melalui Program Jembatan Garuda untuk meningkatkan konektivitas dan mendukung aktivitas masyarakat (Salampapua.com/Dokumen Kodim 1710/Mimika)

TNI Rampungkan Pembangunan Jembatan Beton Di Kampung Kaugapu, Permudah Akses Warga Mimika Timur

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pembangunan jembatan beton di Kampung Kaugapu, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, telah rampung dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat.

Infrastruktur yang dibangun melalui Program Jembatan Garuda tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Komandan Kodim 1710/Mimika, Letkol Inf. Jozanda, mengatakan penyelesaian pembangunan jembatan merupakan wujud kepedulian TNI Angkatan Darat dalam menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Jembatan ini akan menjadi penghubung penting yang memperlancar mobilitas warga, memudahkan distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan akses menuju fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, dan pusat-pusat perekonomian," ujar Dandim, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan fisik, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan tersebut.

"Dengan semangat kebersamaan, Jembatan Garuda di Kampung Kaugapu diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi peningkatan mobilitas, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang," katanya.

Rampungnya pembangunan jembatan mendapat sambutan positif dari masyarakat Kampung Kaugapu. Ketua RT Kampung Kaugapu, Yohanis Umaniyau, menyampaikan apresiasi atas pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan warga.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas dibangunnya jembatan beton ini. Kini masyarakat lebih mudah melintas, mengangkut hasil kebun, mengakses sekolah, fasilitas kesehatan, maupun menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari," ungkap Yohanis.

Sebelum jembatan tersebut dibangun, akses menuju Kampung Kaugapu kerap terkendala, terutama saat musim hujan. Kondisi jalan yang sulit dilalui menghambat distribusi hasil pertanian serta akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya.

Dengan selesainya pembangunan Jembatan Garuda, diharapkan konektivitas antarkawasan di Distrik Mimika Timur semakin baik sehingga mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui akses transportasi yang lebih aman dan lancar.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi