SALAM PAPUA (TIMIKA) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika menggelar pelatihan tata laksana malaria bagi 36 Dokter Penanggung Jawab Penyakit dari Puskesmas, Rumah Sakit, dan Klinik, yang diselenggarakan di ruang pertemuan Hotel Grand Tembaga Timika, dan akan berlangsung selama enam hari, pada 10-15 Agustus 2026.
Kepala Dinkes Mimika, Godfried Maturbongs menegaskan bahwa pelatihan ini dikhususkan bagi dokter yang ditunjuk sebagai penanggung jawab malaria di wilayah kerja masing-masing.
“Merekalah yang bertanggung jawab atas penatalaksanaan malaria di wilayahnya,” ujarnya kepada salampapua.com, Selasa (11/8/2026).
Ia menjelaskan, tujuan pelatihan ini adalah untuk peningkatan kompetensi, di mana Dokter dilatih melakukan pencegahan, deteksi dini, diagnosis, pengobatan, pemantauan, dan tata laksana sesuai standar. Kemudian kolaborasi antar fasilitas untuk mendorong kerja sama antar Puskesmas dan fasilitas kesehatan agar penanganan malaria dilakukan dengan metode baku dan terpadu.
“Tujuannya juga untuk penurunan angka kesakitan, untuk mengurangi risiko komplikasi berat dan kematian melalui deteksi dini dan penanganan tepat,” jelas Godfried.
Sementara Ketua Panitia kegiatan, Imelda Ohoiledjaan menekankan bahwa malaria masih menjadi masalah kesehatan serius di wilayah endemis Mimika. Peningkatan kapasitas tenaga medis melalui pelatihan ini penting agar pelayanan malaria sesuai pedoman dan standar yang berlaku.
“Dengan pelatihan ini, tenaga medis di Mimika diharapkan mampu memberikan pelayanan malaria yang bermutu, berkesinambungan, dan terintegrasi, sehingga target eliminasi malaria dapat tercapai,” ungkapnya.
Penulis: Evita
Editor: Jimmy