Pemkab Nduga Bentuk Posko Induk Penanggulangan Perubahan Iklim El Nino Bupati Kabupaten Nduga, Yoas Beon, S.IP menyerahkan bantuan sembako kepada perwakilan masyarakat di Posko Induk Penanggulangan Perubahan Iklim El Nino di Kenyam, Kabupaten Nduga, Kamis (27/8/2026)(Salampapua.com/Dokumen Humas Pemkab Nduga)

Pemkab Nduga Bentuk Posko Induk Penanggulangan Perubahan Iklim El Nino

SALAM PAPUA (KENYAM) – Pemerintah Kabupaten Nduga mengambil langkah cepat menghadapi dampak perubahan iklim dan musim kemarau yang mulai dirasakan masyarakat dengan membentuk Posko Induk Penanggulangan Perubahan Iklim El Nino di Kenyam, Kabupaten Nduga.

Bupati Nduga, Yoas Beon, S.IP., mengatakan pembentukan posko tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai dampak perubahan cuaca.

Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian antara lain kekeringan, menurunnya debit air, ancaman kebakaran hutan dan lahan, gagal panen, krisis air bersih, hingga terganggunya ketersediaan dan distribusi bahan pangan bagi masyarakat.

Foto bersama Bupati Kabupaten Nduga, Yoas Beon, S.IP bersama jajarannya di Posko Induk Penanggulangan Perubahan Iklim El Nino di Kenyam, Kabupaten Nduga, Kamis (27/8/2026)(Salampapua.com/Dokumen Humas Pemkab Nduga) Foto bersama Bupati Kabupaten Nduga, Yoas Beon, S.IP bersama jajarannya di Posko Induk Penanggulangan Perubahan Iklim El Nino di Kenyam, Kabupaten Nduga, Kamis (27/8/2026)(Salampapua.com/Dokumen Humas Pemkab Nduga)

Menurut Yoas Beon, kondisi yang terjadi saat ini membutuhkan perhatian dan kerja bersama seluruh unsur pemerintah serta pemangku kepentingan. Penanganan dampak perubahan iklim tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, tetapi membutuhkan koordinasi terpadu dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Nduga juga memberikan perhatian terhadap kondisi masyarakat di sejumlah wilayah yang terdampak perubahan cuaca, termasuk Distrik Wutpaga, Nenggeyagin dan Kuyawagi. Sementara di Kenyam, kondisi musim kemarau mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih.

Selain persoalan kekeringan, pemerintah turut memantau ketersediaan stok pangan di ibu kota Kenyam serta kelancaran distribusi logistik menuju sejumlah wilayah di Kabupaten Nduga.

Bupati Kabupaten Nduga, Yoas Beon, S.IP menyampaikan arahan kepada masyarakat di Posko Induk Penanggulangan Perubahan Iklim El Nino di Kenyam, Kabupaten Nduga, Kamis (27/8/2026)(Salampapua.com/Humas Pemkab Nduga) Bupati Kabupaten Nduga, Yoas Beon, S.IP menyampaikan arahan kepada masyarakat di Posko Induk Penanggulangan Perubahan Iklim El Nino di Kenyam, Kabupaten Nduga, Kamis (27/8/2026)(Salampapua.com/Humas Pemkab Nduga)

Menurunnya debit air pada jalur sungai juga berpotensi menghambat transportasi dan distribusi kebutuhan masyarakat melalui jalur Asmat–Nduga.

Melalui Posko Induk, Pemkab Nduga akan melakukan pemantauan kondisi lapangan, menghimpun informasi dari distrik-distrik terdampak, memetakan kebutuhan masyarakat serta mengoordinasikan langkah penanganan bersama organisasi perangkat daerah terkait.

Pemerintah daerah juga akan membangun koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan Pemerintah Pusat apabila diperlukan dukungan lebih lanjut, khususnya untuk pemenuhan kebutuhan pangan, air bersih, pelayanan kesehatan, logistik serta penanganan masyarakat terdampak.

Bupati Yoas Beon, S.IP., mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah distrik, aparat kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta menggunakan sumber daya air secara bijaksana.

Masyarakat juga diimbau menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

“Kepentingan dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Pemerintah bersama seluruh pihak harus bekerja sama mencari jalan keluar terhadap kondisi yang sedang dihadapi masyarakat Kabupaten Nduga,” tegas Yoas Beon.

Pembentukan Posko Induk tersebut diharapkan menjadi pusat koordinasi dan pengendalian penanganan dampak perubahan iklim di Kabupaten Nduga sehingga setiap persoalan yang terjadi di lapangan dapat diketahui dan ditangani secara cepat, tepat dan terkoordinasi.

Pemkab Nduga juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada, saling menjaga dan segera melaporkan kondisi darurat maupun kebutuhan mendesak di wilayah masing-masing kepada pemerintah setempat maupun Posko Induk. (Sumber: Humas Pemkab Nduga)

Editor: Sianturi