SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor pariwisata melalui Pelatihan Sertifikasi Pramuwisata berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Kegiatan yang digelar di Ballroom Hotel Kangguru Timika, Jumat (18/9/2026), tersebut diikuti 35 peserta dari berbagai wilayah di Mimika.
Pelatihan dibuka Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Petrus Pali Amba, mewakili Bupati Mimika Johannes Rettob, didampingi Sekretaris Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Daniel Orun.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Petrus, disebutkan bahwa potensi wisata Mimika tidak cukup hanya mengandalkan kekayaan alam, budaya, dan sejarah. Pengembangan sektor pariwisata juga membutuhkan SDM yang profesional, kompeten, dan berintegritas untuk memberikan pelayanan berkualitas kepada wisatawan.
“Pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun SDM pariwisata yang unggul, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.
Pelatihan berbasis SKKNI tersebut menitikberatkan pada keterampilan praktis, mulai dari memberikan informasi destinasi, pelayanan prima, menjaga keselamatan wisatawan, hingga memperkenalkan potensi budaya Mimika secara menarik dan bertanggung jawab.
Para peserta yang terdiri dari calon maupun pelaku pramuwisata akan mengikuti materi sesuai SKKNI yang kemudian dilanjutkan dengan proses sertifikasi.
“Kami berharap sertifikasi ini menjadi pengakuan resmi atas kompetensi tenaga pariwisata, sekaligus meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap layanan di Mimika,” harap Petrus.
Ketua Panitia, Laiko Fredy Laly, S.Sos., mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar bertujuan menghasilkan tenaga pariwisata bersertifikat, tetapi juga pramuwisata yang profesional dan mampu menjadi representasi daerah dalam memperkenalkan kekayaan alam serta budaya Mimika.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi