Bangkitkan Prestasi Tinju Di Papua Tengah, Pengprov Pertina Ajak Anak Muda Terlibat Latihan Ketua Harian Persatuan Tinju Amatir Indonesia Pertina Provinsi Papua Tengah, Saul Tony (Salampapua/Elias)

Bangkitkan Prestasi Tinju Di Papua Tengah, Pengprov Pertina Ajak Anak Muda Terlibat Latihan

SALAM PAPUA (NABIRE) – Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pengprov Pertina) Papua Tengah mengajak generasi muda untuk bergabung dalam latihan tinju guna membangkitkan kembali prestasi olahraga tersebut di Papua Tengah.

Ketua Harian Pengprov Pertina Papua Tengah, Saul Tony, mengatakan tinju di Papua Tengah telah hampir 13 tahun mengalami kevakuman. Dengan terbentuknya kepengurusan baru, ia berharap olahraga tinju kembali berkembang dan menjadi wadah positif bagi generasi muda.

“Tinju ini sebenarnya wadah buat adik-adik, supaya tidak baku pukul di luar atau minum alkohol. Di sini ada wadah resmi untuk bertanding, berprestasi, membawa nama baik keluarga dan Papua Tengah, bahkan bisa sampai tingkat nasional dan internasional,” kata Saul saat ditemui Salampapua.com di salah satu rumah makan di Nabire, Senin (28/9/2026).

Menurutnya, tinju tidak hanya menjadi olahraga bela diri, tetapi juga sarana untuk membentuk karakter, menyalurkan bakat, serta membuka peluang bagi generasi muda untuk meraih prestasi

Ia mencontohkan petinju dunia seperti Manny Pacquiao dan Floyd Mayweather Jr. yang mampu meraih kesuksesan melalui ketekunan dalam menekuni olahraga tinju.

“Tinju ini adalah wadah yang pemerintah siapkan. Kami bertanggung jawab mengarahkan adik-adik agar bisa berprestasi,” ujarnya.

Saul menegaskan bahwa tinju merupakan olahraga yang memiliki aturan dan menjunjung tinggi sportivitas. Karena itu, ia mengajak generasi muda untuk menyalurkan minat dan kemampuan mereka melalui latihan serta pertandingan resmi.

“Kalau mau baku pukul, sudah ada wadah resmi. Bukan sembarang baku pukul, tetapi di atas ring dan bisa berprestasi,” katanya.

Ia berharap kehadiran organisasi tinju di provinsi yang baru terbentuk ini dapat membangkitkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap olahraga tinju sekaligus mendorong anak-anak muda untuk lebih fokus mengembangkan bakat dan karier.

Saul juga menyampaikan bahwa Pengprov Pertina Papua Tengah telah membuka tempat latihan di kawasan Bandara Lama Nabire. Latihan dilaksanakan setiap sore dan terbuka bagi generasi muda yang ingin bergabung.

“Kami sudah membuka tempat latihan di kawasan Bandara Lama. Jadi, adik-adik yang mau terlibat dalam tinju bisa bergabung dan berlatih setiap sore,” jelasnya.

Selain membuka tempat latihan, pihaknya berharap dapat menggelar pertandingan tinju pada Oktober 2026 melalui kerja sama seluruh pengurus.

Ia berharap tinju dapat kembali menjadi olahraga yang diminati generasi muda Papua Tengah serta melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

“Olahraga tidak ada yang salah. Semua baik untuk menjunjung sportivitas dan membawa adik-adik kita supaya bisa bersaing di dunia tinju, bukan hanya di Nabire atau Indonesia, tetapi juga sampai ke dunia,” pungkasnya.

Penulis: Elias

Editor: Sianturi