Polres Nabire Gerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan Gambut Dekat Bandara Personel Polres Nabire saat memadamkan kebakaran lahan kosong milik warga di samping Bandara Nabire, Kampung Bumi Mulia, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Selasa (15/9/2026) malam (Salampapua.com/Humas Polda Papua Tengah)

Polres Nabire Gerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan Gambut Dekat Bandara

SALAM PAPUA (NABIRE) – Kepolisian Resor Nabire bergerak cepat memadamkan kebakaran lahan kosong milik warga di samping Bandara Nabire, Kampung Bumi Mulia, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Selasa (15/9/2026) malam.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIT tersebut melanda lahan gambut yang dalam kondisi kering. Kobaran api sempat menjalar hingga ke ujung kawasan bandara akibat tiupan angin kencang.

Pemadaman dipimpin langsung Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu bersama sejumlah personel. Satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, sementara personel lainnya melakukan pemadaman secara manual di sejumlah titik yang sulit dijangkau kendaraan.

Setelah dilakukan pemadaman selama beberapa jam, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 04.30 WIT, Rabu (16/9/2026).

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu mengatakan, personel dibagi ke sejumlah titik untuk memastikan api tidak kembali menjalar, terutama ke arah Bandara Nabire dan permukiman warga.

“Tadi Wakapolres, Kasat Reskrim dan Kapolsek Bandara kita bagi untuk memadamkan di beberapa titik api. Kita fokus memastikan api tidak meluas, terutama ke arah bandara dan permukiman warga,” ujar Samuel.

Menurutnya, kondisi lahan gambut yang kering ditambah angin kencang menyebabkan api cepat merambat.

“Api sempat menjalar sampai ke ujung bandara. Karena angin cukup kencang dan kondisi lahan gambut kering, api cepat sekali menjalar. Karena itu kita langsung bergerak untuk mengendalikan titik-titik api agar tidak meluas,” jelasnya.

Samuel memastikan kebakaran tidak sampai mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Nabire. Berdasarkan laporan yang diterima, penerbangan tetap berlangsung setelah api berhasil dikendalikan.

“Puji Tuhan, pagi ini api berhasil kita padamkan sehingga aktivitas di bandara tidak terganggu. Dari laporan yang kami terima, penerbangan tetap dapat terlaksana seperti biasa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemadaman dilakukan menggunakan satu unit mobil pemadam serta secara manual oleh personel di lapangan. Pemantauan juga dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

“Kita gunakan satu unit mobil pemadam dan juga dilakukan secara manual oleh personel. Yang paling penting kita pastikan seluruh titik api benar-benar padam dan tidak menyisakan bara yang bisa kembali memicu kebakaran,” katanya.

Kapolres mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi lahan yang kering.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan sembarangan. Api kecil sekalipun dapat dengan cepat membesar apabila berada di lahan kering dan tertiup angin. Kalau melihat adanya titik api atau asap, segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani secepat mungkin,” tegasnya.

Polres Nabire memastikan pemantauan tetap dilakukan di lokasi bekas kebakaran untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api serta menjaga keamanan di sekitar kawasan Bandara Nabire.

Penulis: Elias

Editor: Sianturi