DLH Mimika Keluhkan TPS Di Pasar Lama Kerap Dibongkar Pemulung Dan Pencari Makanan Ternak Tampak pencari makanan ternak dan pemulung saat membongkar sampah di TPS Pasar Lama saat malam hari (salampapua.com/Foto: dokumen warga)

DLH Mimika Keluhkan TPS Di Pasar Lama Kerap Dibongkar Pemulung Dan Pencari Makanan Ternak

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika mengeluhkan kondisi Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di pertigaan masuk Pasar Lama, yang kerap kotor dan sampah yang berhamburan ke mana-mana.

Kepala DLH Mimika, Jefri Deda mengatakan bahwa masalah utama berasal dari ketidaktaatan sejumlah warga terhadap jadwal pembuangan sampah yang telah ditentukan.

Parahnya, kondisi ini diperburuk oleh aksi sebagian warga, pemulung, dan pencari makanan ternak yang kerap membongkar tumpukan sampah tersebut, sehingga membuat area sekitar menjadi tampak kumuh.

Jefri menegaskan, pihaknya telah berupaya mengawasi lokasi tersebut secara ketat. Mulai pukul 16.00 WIT, petugas armada pengangkut sampah beserta staf DLH selalu standby di lokasi TPS. Namun tak sedikit warga yang tetap nekat membuang sampah di luar jam operasional yang telah ditetapkan.

"Betul, di TPS itu selalu ada sampah karena banyak warga yang tidak taat waktu buang sampah. Ditambah lagi, banyak pemulung dan pencari makan ternak yang membongkar, sehingga sampah di sana berhamburan," ujar Jefri saat dikonfirmasi salampapua.com, Kamis (15/10/2026).

Sebagai langkah solutif, Jefri mengungkapkan bahwa DLH Mimika telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kelurahan Koperapoka dan Pemerintah Distrik Mimika Baru. Tujuannya adalah untuk segera menemukan dan menyediakan lahan alternatif guna memindahkan TPS dari lokasi yang padat aktivitas tersebut.

"Kami sudah meminta kepada pihak camat dan kelurahan supaya memindahkan TPS itu, karena lokasinya saat ini berada di area yang banyak orang beraktivitas," pungkasnya.

Dia berharap agar proses penentuan lahan TPS baru ini dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat. Hal ini dinilai krusial demi menjaga kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan lingkungan di wilayah Koperapoka dan sekitarnya.

Penulis: Acik

Editor: Jimmy