SALAM PAPUA (TIMIKA) – Upaya peningkatan kualitas layanan publik terus dilakukan oleh pihak perpustakaan di Timika. Kali ini, langkah strategis diambil melalui penerapan sistem label baru berbasis barcode pada koleksi buku, guna mendukung reinventarisasi dan rekatalogisasi data secara digital.
Pembaruan ini ditujukan untuk mempermudah masyarakat dalam menelusuri koleksi buku melalui sistem aplikasi perpustakaan yang lebih terintegrasi.
Pustakawan Madya dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), Cintia Septiani menjelaskan bahwa proses pembaruan koleksi ini melibatkan kerja sama tim dengan pembagian tugas yang spesifik agar berjalan efektif.
“Setiap tim memiliki tugas berbeda. Ada yang melakukan inventarisasi, katalogisasi, pemberian nomor, mengganti label, hingga memasukkan data ke aplikasi dan mencetak label baru,” jelas Cintia saat dikonfirmasi, Rabu (21/10/2026).
Selain penggantian fisik label, pembaruan juga dilakukan pada sistem nomor klasifikasi. Jika sebelumnya sejumlah koleksi menggunakan nomor klasifikasi yang bersifat umum, kini penomoran diperbarui agar pengelompokan buku menjadi lebih rinci dan spesifik sesuai subjek.
Dalam pelaksanaannya, tim memprioritaskan penanganan buku-buku yang diperoleh melalui pengadaan tahun 2017. Koleksi tersebut dikeluarkan dari rak, dipilah, dan diproses ulang untuk memastikan kesesuaian data antara fisik buku dan sistem digital.
Cintia menegaskan bahwa label baru yang telah dipasang akan digunakan sebagai standar selanjutnya. Namun, mekanisme penyesuaian tetap terbuka apabila dalam proses pemeriksaan mendalam ditemukan ketidaksesuaian nomor klasifikasi.
“Label yang sudah baru ini akan digunakan seterusnya. Kalau masih ada nomor yang tidak sesuai, tentu akan dilakukan pembaruan,” ujarnya.
Kegiatan ini diawali dengan pemilahan buku setelah tim menerima materi teknis terkait pelaksanaan pekerjaan. Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kapasitas tim dalam menyelesaikan target koleksi harian.
Melalui reinventarisasi dan rekatalogisasi ini, pengelolaan koleksi perpustakaan diharapkan semakin tertib, akurat, dan mutakhir. Dampak positifnya dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pengunjung umum yang kini dapat menemukan referensi yang dibutuhkan dengan lebih cepat dan mudah melalui sistem pendataan yang terstruktur.
Penulis: Acik
Editor: Jimmy