SALAM PAPUA (BANDUNG) – Vicky Erlangga Ardiansah tampil sebagai bintang kemenangan Akademi Waamanat Bhintuka Football Club (WBFC) setelah mencetak lima gol atau quintrick saat menghancurkan Persija Jakarta 8-0 pada laga penyisihan Piala Soeratin Nasional U-17 Zona 3 di Stadion Sidolig Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (5/10/2026).
Pada pertandingan yang dipimpin Wasit Dika Irwanto Skuad Akademi WBFC yang ditangani Pelatih Kepala Budiman Yunus tampil agresif sejak menit awal. Vicky membuka pesta gol WBFC pada menit ke-4, kemudian kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-21 untuk membawa timnya unggul 2-0.
Lorenzo Jovian Omabak Komangal alias Onco kemudian menambah keunggulan WBFC pada menit ke-23. Vicky kembali mencetak dua gol pada menit ke-33 dan 39, sebelum Naufal Faidlarrahman mencetak gol pada menit ke-40. Hingga turun minum, WBFC unggul telak 6-0 atas Persija Jakarta dan tidak mampu dibendung penjaga gawang Persija, Thirta Wahyu Ardiansyah.
Tim Akademi Waamanat Footballa Club (WBFC) sebelum bertanding melawan Persija Jakarta U17 di Stadion Sidolig Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (5/10/2026)(Salampapua.com/Dokumen Akademi WBFC) Memasuki babak kedua, Persija yang diarsiteki Pelatih Kepala Jafni mencoba membangun serangan untuk memperkecil ketertinggalan. Pada menit ke-51, sempat terjadi kemelut di depan gawang WBFC. Penyerang Persija bahkan sempat berhadapan dengan kiper WBFC, namun tendangan bola masih melambung di atas mistar gawang yang dikawal ketat penjaga gawang Fahmi Aziz Arifudin dan tidak membuahkan gol bagi kubu Persija.
WBFC yang tidak menurunkan intensitas serangan, kemudian kembali menambah keunggulan melalui Ahmad Sandi pada menit ke-49. Vicky selanjutnya melengkapi quintrick-nya pada menit ke-61 sekaligus memastikan kemenangan telak 8-0 atas Persija Jakarta.
Dengan tambahan lima gol tersebut, Vicky menjadi pemain paling menonjol dalam pertandingan. Sementara tiga gol lainnya masing-masing dicetak Onco, Naufal Faidlarrahman, dan Ahmad Sandi.
Suasana pertandingan antara Persija Jakarta melawan Akademi WBFC pada Putaran Nasional Piala Soeratin 2026 dengan skor 8-0 untuk Akademi WBFC di Stadion Sidolig Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (5/10/2026)(Salampapua.com/Dokumen Akademi WBFC) Manager Akademi WBFC Ray Manurung mengatakan kemenangan atas Persija Jakarta menjadi buah dari usaha dan kerja keras tim selama bertahun-tahun. Selain itu, motivasi para pemain untuk membalas kekalahan dari Persija pada babak 16 besar nasional tahun lalu turut menjadi faktor penting dalam kemenangan tersebut.
"Tahun lalu kita ketika U16, kita ikut di Soeratin Nasional tahun lalu, kalau enggak salah di perdelapan final kalah dari Persija Jakarta. Tahun ini motivasi anak-anak itu sangat besar untuk bisa revans dari kekalahan tahun lalu dan puji Tuhan anak-anak bisa bermain," ujarnya.
Menurut Ray, pada awal pertandingan para pemain WBFC sempat kesulitan menghadapi tekanan. Persija bahkan mampu menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang melalui tendangan penjuru.
"Namun anak-anak bisa bangkit lagi dengan permainan ciri khas WBFC dari bawah, yakni dari kaki ke kaki. Dan puji Tuhan semua berjalan dengan lancar. Demikian juga dengan finishing bagus dan kita bisa meraih kemenangan dengan skor yang telak (8-0)," terangnya.
Meski meraih kemenangan telak, Ray mengingatkan para pemain agar tidak larut dalam euforia. Menurutnya, perjuangan Akademi WBFC masih panjang karena masih menyisakan dua pertandingan pada fase regional nasional di Bandung.
"Karena kita masih dua pertandingan lagi di babak regional nasional di Bandung ini. Kemudian baru kita kalau bisa memang lagi bisa menuju ke IKN untuk babak delapan besar, semifinal dan final. Mohon doanya ya untuk kita bawa nama Waa dari Tembagapura Timika bisa angkat piala tahun ini di Soeratin U17 nasional di IKN," pungkasnya.
Sementara itu Pelatih Kepala Akademi WBFC, Budiman Yunus, mengaku bersyukur atas kemenangan telak yang diraih anak asuhnya. Ia menyebut kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras dan motivasi besar seluruh pemain.
“Yang pertama kita ucapkan puji syukur kepada Yang di Atas. Hari ini WBFC diberikan keselamatan dan kemenangan. Saya sebagai head coach berterima kasih kepada semua pemain yang sudah bekerja keras di lapangan,” kata Budiman.
Menurutnya, kemenangan 8-0 atas Persija juga menjadi bentuk pembuktian para pemain setelah kekalahan dari tim tersebut pada babak 16 besar nasional tahun lalu.
“Kemenangan telak atas Persija 8-0 tadi karena semua pemain punya motivasi dan keinginan besar untuk menang. Ini juga menjadi pembalasan atas kekalahan tahun lalu di 16 besar nasional,” ujarnya.
Meski meraih kemenangan besar, Budiman mengingatkan para pemainnya agar tidak cepat puas. Ia meminta seluruh skuad tetap fokus menghadapi dua pertandingan tersisa di fase grup.
“Saya sebagai pelatih tetap harus waspada untuk dua pertandingan sisa. Saya tidak mau pemain cepat puas dan kemudian tergelincir. Pemain harus tetap fokus dan konsentrasi penuh di sisa pertandingan agar kita bisa lolos ke delapan besar yang akan digelar di IKN,” katanya.
Di Zona 3 Piala Soeratin U-17 yang berlangsung 2–9 Oktober 2026 di Kota Bandung, Jawa Barat, Akademi WBFC mewakili Jawa Barat dan tergabung bersama Persija Jakarta sebagai wakil DKI Jakarta, Persikota sebagai wakil Banten, serta Kubu Raya United sebagai wakil Kalimantan Barat.
Sementara itu pada Rabu (7/10/2026) Akademi WBFC akan berhadapan dengan Sanggeni Purnama FC dari Kalimantan Barat.
Penulis/Editor: Sianturi