SALAM PAPUA (TIMIKA) – Persoalan pembongkaran lapak jualan milik mama-mama Orang Asli Papua (OAP) di depan Perumahan Pemda I, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang sempat memicu aksi protes hingga blokade Jalan Cenderawasih, akhirnya diselesaikan secara damai, Rabu (4/11/2026).
Penyelesaian persoalan tersebut berlangsung melalui pertemuan antara mama-mama pedagang dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mimika di halaman parkir Kantor Satpol PP, Distrik Kuala Kencana.
Pertemuan itu dikawal sejumlah personel Polsek Kuala Kencana yang dipimpin Kapolsek AKP Djemy Reinhard guna memastikan proses dialog berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
AKP Djemy mengatakan, kehadiran personel kepolisian bertujuan mengantisipasi potensi kericuhan selama proses penyelesaian persoalan tersebut.
“Kami hadir untuk mengantisipasi adanya kisruh. Puji Tuhan, pertemuan siang tadi berlangsung aman,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Mimika, Yulius Koga, menyampaikan permohonan maaf secara pribadi maupun atas nama instansi kepada mama-mama Papua atas pelaksanaan penertiban lapak yang dilakukan pada 30 Oktober 2026.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap pedagang yang terdampak, Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Satpol PP juga memberikan bantuan uang kepada 15 mama-mama Papua. Masing-masing pedagang menerima bantuan sebesar Rp1 juta.
Pertemuan kemudian diakhiri dengan penandatanganan surat pernyataan kesepakatan oleh perwakilan mama-mama pedagang melalui Koordinator Apertina Wandagau.
Dalam surat tersebut, mama-mama pedagang menyatakan tidak lagi menuntut ganti rugi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika terkait penertiban lapak. Dengan demikian, persoalan tersebut disepakati untuk diselesaikan secara kekeluargaan.
“Mama-mama punya itikad baik dan menandatangani pernyataan bahwa persoalan ini telah selesai,” kata Djemy.
Kapolsek Kuala Kencana AKP Djemy Reinhard memantau langsung seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penyampaian aspirasi hingga penyerahan bantuan.
Ia menegaskan, Polsek Kuala Kencana berkomitmen mengawal penyelesaian persoalan sosial melalui pendekatan persuasif dan komunikasi yang baik.
“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif. Polsek Kuala Kencana berkomitmen terus mengawal penyelesaian permasalahan sosial melalui pendekatan persuasif dan komunikasi yang baik,” ujarnya.
Polsek Kuala Kencana juga mengimbau masyarakat agar setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan melalui dialog dan koordinasi dengan pihak terkait demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Mimika.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi