SALAM PAPUA (TIMIKA)– Menjelang bulan puasa yang
diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026, harga rempah-rempah di Pasar Sentral
Timika terpantau masih stabil.
Salah satu distributor rempah di Pasar Sentral Timika,
Fifie, mengatakan bahwa biasanya menjelang hari besar keagamaan terjadi
kenaikan harga secara bertahap. Namun, kondisi tersebut tidak terjadi menjelang
bulan puasa tahun ini.
“Harusnya kalau memang ada kenaikan harga, itu sudah mulai
terasa beberapa hari lalu. Tapi sekarang masih stabil saja. Saya sebagai
distributor juga memberikan harga ke pengecer tetap sama,” ujar Fifie kepada
Salampapua.com, Sabtu (31/1/2026).
Ia menjelaskan, harga bawang merah yang sebelumnya sempat
mencapai Rp80.000 per kilogram, kini berada di kisaran Rp55.000 hingga Rp60.000
per kilogram. Sementara harga bawang putih berkisar antara Rp45.000 hingga
Rp50.000 per kilogram.
Harga cabai rawit juga terpantau stabil di kisaran Rp40.000
hingga Rp45.000 per kilogram. Stabilnya harga cabai rawit tersebut ditopang
oleh hasil produksi petani lokal yang masih mencukupi kebutuhan pasar.
“Kita harapkan ke depan tidak ada kenaikan harga,” ucapnya.
Selain persoalan harga, Fifie juga mengungkapkan bahwa
jumlah pengunjung ke Pasar Sentral Timika hingga saat ini masih tergolong sepi.
Kondisi tersebut sudah dirasakan sejak tahun 2025 dan berdampak pada penurunan
omzet pedagang maupun distributor
“Pasar ini sepi pengunjung, makanya omzet turun. Biasanya
saya bisa memasok sampai dua bahkan tiga mobil dalam sehari, tapi sekarang
hanya satu mobil saja per hari,” katanya.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi

