SALAM PAPUA (TIMIKA) – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika resmi membentuk bidang baru, yakni Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Daerah, yang difokuskan pada peningkatan inovasi pendapatan daerah.

Kepala Bapenda Mimika, Drs. Dwi Cholifah, M.Si, menjelaskan bahwa bidang baru tersebut memiliki tiga subbidang, yakni Subbidang Inovasi Pendapatan Daerah, Subbidang Regulasi, dan Subbidang Retribusi.

“Bidang ini akan lebih fokus pada inovasi. Namun tentu harus diikuti dengan pengaturan turunan, seperti regulasi dan standar operasional prosedur (SOP),” ujar Dwi.

Ia menerangkan, pembentukan bidang baru ini bertujuan untuk memperkuat pengembangan pendapatan daerah agar lebih terencana dan berkelanjutan. Selain itu, bidang tersebut juga akan menyusun perencanaan pendapatan daerah untuk lima tahun ke depan.

Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Daerah juga akan melakukan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru, yakni Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), dalam mendorong lahirnya berbagai inovasi pendapatan daerah.

“Bidang ini akan berkoordinasi dengan BRIDA. Mereka akan mengajukan inovasi-inovasi baru terkait pendapatan daerah, sehingga diharapkan pendapatan daerah dapat terus meningkat,” jelasnya.

Dwi menambahkan, inovasi pendapatan daerah tidak bisa disamaratakan dengan daerah lain, mengingat kondisi sosial, budaya, dan karakteristik masyarakat Mimika yang berbeda.

“Di Mimika, kita tidak bisa langsung menerapkan inovasi penarikan pendapatan seperti di Surabaya. Kondisi sosial dan budaya masyarakat harus disesuaikan dengan kemampuan dan karakter daerah,” pungkasnya.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi