SALAM PAPUA (NABIRE) – Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 dengan penuh sukacita dan khidmat. Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Hadirat Tuhan Kita Melangkah ke Masa Depan” ini berlangsung di Aula Malompo, Nabire, Papua Tengah, Jumat (16/1/2026).

Dalam sambutan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, yang dibacakan oleh Kepala Baperida Papua Tengah, Elieser Yogi, S.STP., M.Si., disampaikan bahwa perayaan Nataru ini menjadi momentum rohani yang penting untuk memperbarui iman, mempererat persaudaraan, serta meneguhkan komitmen pelayanan di tengah kehidupan bermasyarakat dan bernegara, khususnya di Provinsi Papua Tengah.

Gubernur menegaskan bahwa tema Natal yang diangkat, “Bersama Hadirat Tuhan, Kita Berani Melangkah ke Masa Depan” (Keluaran 33:14–15), mengandung pesan iman yang kuat dan relevan dengan kondisi saat ini. Firman Tuhan tersebut mengingatkan bahwa keberanian melangkah ke depan tidak bersumber pada kekuatan manusia semata, melainkan pada keyakinan bahwa Tuhan senantiasa berjalan menyertai umat-Nya.

Dalam konteks Papua Tengah sebagai provinsi yang masih terus membangun dan menata diri, tema ini menjadi penguatan bagi seluruh elemen masyarakat bahwa masa depan, dengan segala tantangan dan harapannya, hanya dapat dijalani dengan baik apabila Tuhan menyertai setiap langkah.

Lebih lanjut, Gubernur juga menyoroti subtema perayaan, yakni “Dengan Hadirat Tuhan, PGPI Bersatu dalam Yesus Kristus, Maju dalam Pelayanan, Bertumbuh dalam Kualitas Iman yang Berbuah, serta Menjadi Mitra Pemerintah dalam Mewujudkan Papua Tengah yang Sejahtera”. Subtema ini menegaskan arah pelayanan PGPI ke depan agar pertumbuhan iman diwujudkan dalam pelayanan nyata yang berdampak bagi umat dan masyarakat luas.

“Gereja tidak hanya dipanggil untuk bertumbuh secara internal, tetapi juga untuk hadir secara aktif di tengah masyarakat sebagai pembawa nilai kasih, keadilan, dan damai sejahtera,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah memandang PGPI sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah, khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang beriman, berkarakter, dan beretika. Pembangunan fisik dan ekonomi, menurut Gubernur, harus berjalan seiring dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat.

Melalui peran gereja dan para hamba Tuhan, nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, persatuan, serta cinta damai diharapkan terus ditanamkan sebagai fondasi penting dalam menciptakan stabilitas sosial dan kehidupan masyarakat yang rukun di Papua Tengah.

Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan PGPI dalam melangkah ke masa depan. Pemerintah Provinsi Papua Tengah membuka ruang seluas-luasnya bagi PGPI untuk terus berjalan bersama pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, aman, dan bermartabat.

Di akhir sambutannya, Gubernur Papua Tengah atas nama Pemerintah Provinsi dan secara pribadi mengucapkan selamat merayakan Natal dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh umat PGPI dan masyarakat Papua Tengah.

“Kiranya damai Natal senantiasa menyertai kita semua dan menuntun setiap langkah pelayanan serta pengabdian kita ke depan,” pungkasnya.

Penulis: Elias Douw

Editor: Sianturi