SALAM PAPUA (NABIRE) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan rumah ibadah sebagai bagian dari penguatan iman dan kehidupan spiritual masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, SH, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Bidang Administrasi Umum, Dr. Zakarias Marey, S.Sos., MT, pada peletakan batu pertama pembangunan Gedung Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Imanuel Nabire, Jumat (6/2/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa pembangunan gereja merupakan wujud nyata iman dan pengharapan umat kepada Tuhan. Gedung gereja yang akan dibangun diharapkan menjadi rumah doa, tempat persekutuan, pembinaan iman, serta pusat pelayanan rohani yang membawa terang dan kasih Kristus bagi jemaat dan masyarakat di Kabupaten Nabire.

Menurutnya, pemerintah pada prinsipnya sangat mendukung setiap upaya pembangunan rumah ibadah, karena memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, moral, dan spiritual masyarakat.

“Gereja diharapkan menjadi tempat pembinaan iman, pusat pendidikan rohani, serta wadah untuk menanamkan nilai-nilai kasih, damai, dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat. Kehidupan rohani umat yang kuat akan memperkokoh persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur berharap proses pembangunan gedung gereja tersebut dapat berjalan lancar, aman, dan tepat waktu, serta senantiasa berada dalam tuntunan dan perlindungan Tuhan.

“Kiranya Tuhan memberkati setiap jerih lelah, dana, doa, dan tenaga yang telah dan akan dipersembahkan,” tutupnya.

Penulis: Elias Douw

Editor: Sianturi