SALAM PAPUA (NABIRE) – Di tengah minimnya perhatian dan
dukungan dari pemerintah daerah, seorang putra asli Papua, Wenas Pigome,
menunjukkan semangat kemandirian dengan mengembangkan usaha bengkel las dan
perbaikan mesin di wilayah Karang Barat, Gel-Gel, Kabupaten Nabire, Provinsi
Papua Tengah.
Usaha bengkel yang dirintis sejak tahun 2015 itu kini
dikenal sebagai salah satu tempat perbaikan berbagai jenis mesin di Kota
Nabire.
Dengan pengalaman yang dimiliki, Wenas Pigome melayani
perbaikan beragam mesin, mulai dari sensor, mesin diesel, alat komunikasi,
mesin dap udara, hingga berbagai jenis mesin lainnya.
Selain jasa perbaikan mesin, bengkel tersebut juga
menyediakan layanan pembuatan konstruksi besi. Layanan yang dikerjakan meliputi
pembuatan kanopi rumah, terali jendela dan pintu, pagar besi, bak mobil, hingga
pengasahan dan ukiran menggunakan gerinda.
Dalam keterangannya, Jumat pagi (24/4/2026), Wenas
menyampaikan bahwa usaha ini menjadi bukti nyata bahwa anak asli Papua mampu
bersaing dan berkarya di tanahnya sendiri. Ia juga mengajak masyarakat untuk
mendukung usaha lokal dengan memanfaatkan jasa bengkel milik orang asli Papua.
“Orang Papua bukan tidak mampu, tapi sering kali tidak
diberi ruang dan kesempatan. Kami bisa, asalkan diberi peluang yang sama,”
ujarnya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Nabire maupun Pemerintah
Provinsi Papua Tengah dapat memberikan perhatian lebih melalui program
pelatihan keterampilan, khususnya di bidang las dan teknik mesin, dengan
mengutamakan putra-putri asli Papua.
Menurutnya, sebagai daerah yang berstatus otonomi khusus,
kebijakan pembangunan sumber daya manusia seharusnya memberi ruang yang adil
bagi masyarakat asli Papua untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi.
Wenas menegaskan bahwa keberadaan usaha lokal seperti
bengkel tidak hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga bagian dari upaya
membangun kemandirian ekonomi masyarakat Papua di atas tanahnya sendiri.
Ia juga dikenal sebagai sosok pekerja yang tekun dan dapat
dipercaya. Dedikasi, kejujuran, serta tanggung jawab yang ditunjukkan dalam
bekerja membuatnya mendapat kepercayaan penuh dari pelanggan.
“Kepercayaan itu tidak datang begitu saja, tetapi dibangun
dari kerja keras, kejujuran, dan kesetiaan dalam menjalankan tanggung jawab,”
ungkapnya.
Semangat dan konsistensi yang ditunjukkan pelaku usaha lokal
ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Papua untuk terus berkarya,
mandiri, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Penulis: Elias Douw
Editor: Sianturi

