SALAM PAPUA (PUNCAK JAYA) – Personel Satgas Operasi Damai
Cartenz 2026 sektor Puncak Jaya melumpuhkan seorang anggota Kelompok Kriminal
Bersenjata (KKB) berinisial OE alias ME di Kampung Wuyukwi, Senin
(20/4/2026) sekitar pukul 16.15 WIT.
OE diketahui masuk Daftar Pencarian Orang (DPO)
berdasarkan surat kepolisian tertanggal 25 April 2024 terkait kasus penembakan
yang menewaskan personel Satgas Elang, Sertu Anumerta Ismunandar, pada 17 Maret
2024 di Kampung Kulirik, Distrik Muara.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Yusuf Sutejo,
menjelaskan penindakan dilakukan setelah aparat melakukan pemantauan dan
berhasil mengidentifikasi keberadaan target.
“Saat akan diamankan, yang bersangkutan berusaha melarikan
diri dengan melawan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur
sesuai prosedur,” ujarnya, Selasa (21/4/2026)
Dalam proses tersebut, pelaku mengalami luka tembak di
bagian ketiak kanan yang menembus bagian belakang tubuh sebelah kanan. Setelah
diamankan, pelaku dievakuasi ke RSUD Mulia untuk mendapatkan penanganan medis,
namun dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.30 WIT.
Yusuf menegaskan, langkah itu merupakan bagian dari
penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan bersenjata yang mengganggu stabilitas
keamanan di wilayah Puncak Jaya.
Ia juga menyebut OE sebelumnya pernah diamankan pada 27
November 2024 dalam kasus yang sama, namun melarikan diri ketika aparat fokus
menangani konflik perang suku di wilayah tersebut.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani,
mengatakan penindakan terhadap DPO tersebut menunjukkan komitmen aparat dalam
menjaga keamanan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026,
Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpengaruh
informasi yang belum terverifikasi, dan turut membantu aparat dengan memberikan
informasi akurat.
Saat ini Satgas Ops Damai Cartenz bersama jajaran
kewilayahan masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan
keterlibatan jaringan lain serta memastikan situasi keamanan di Puncak Jaya
tetap kondusif. (Sumber: Satgas ODC 2026)
Editor: Sianturi


